Kesal Tak Dapat Pasokan Air, Mertua Pukul Kepala Menantu Pakai Cangkul

Selasa, 13 Juni 2017 - 15:47 WIB
Kesal Tak Dapat Pasokan...
Kesal Tak Dapat Pasokan Air, Mertua Pukul Kepala Menantu Pakai Cangkul
A A A
TASIKMALAYA - Gara-gara rebutan pasokan air untuk kolam ikan, Buloh (65), tega mencangkul kepala menantunya sendiri Hapid Latiful (35), sehingga luka parah dan mendapatkan 22 jahitan. Buloh warga Kampung Sukaasih, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, pun ditangkap Polsekta Tamansari.

Informasi yang diperoleh di lapangan, Buloh yang temperamen merasa kesal setelah melihat kolam ikan miliknya mendadak kekeringan. Setelah ditelusuri ternyata aliran air ke kolam miliknya tersebut dialihkan ke lahan sawah yang kemudian dijadikan kebun kacang oleh menantunya, Hapid.

Buloh pun langsung mencari Hapid dan setelah bertemu langsung memukul kepala menantunya dengan cangkul yang dibawanya. Hapid tak sempat menghindar dan mengalami luka di bagian kepala. Melihat menantunya terluka, Buloh kabur dan Hapid yang terluka dibawa ke puskemas. Setelah kasus ini dilaporkan ke polisi, Buloh ditangkap personel Polsekta Tamansari.

"Memang tersangka dikenal temperamen, makanya pada saat kejadian pun masyarakat yang melapor tidak berani langsung. Kemudian anggota kami kerahkan untuk melakukan penyelidikan, akhirnya ditemukan orang terluka di puskesmas hingga memintai keterangan dan akhirnya menangkap pelakunya," ungkap Kapolsekta Tamansari Kota Tasikmalaya AKP Dani Prasetya.

Selain menahan Buloh, polisi juga mengamankan cangkul yang dipergunakan melakukan penganiayaan sebagai barang bukti. "Kalau secara emosional memang ada ikatan kekeluargaan, namun korban tidak melakukan pencabutan laporan atau keinginan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," tegas Dani.

Sementara itu, Buloh secara jantan mengakui perbuatannya. Dia mengaku sudah kesal karena selalu tidak kebagian jatah air, karena aliran air dimasukkan ke lahan milik menantunya tersebut. "Dia saya pukul pakai bagian belakang cangkul, bukan dengan bagian yang tajamnya. Hanya untuk memberikan pelajaran saja," ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
5 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
6 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
7 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
8 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
8 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
9 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved