2 Orang Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Solo
Selasa, 06 Juni 2017 - 17:40 WIB
2 Orang Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Solo
A
A
A
SOLO - Warga yang melintas di Jalan Juanda, tepatnya di Kampung Balong RT 1 RW 9 Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo mendadak gempar, Selasa (6/6/2017) siang. Tembok sepanjang 15 meter yang ada di pinggir jalan mendadak roboh dan menimpa empat orang. Dua korban di antaranya tewas di lokasi kejadian dan dua orang lainnya dibawa ke RSUD Dr Moewardi, Solo.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa maut terjadi ketika tiga pekerja bangunan akan mengambil kusen dengan cara membongkar tembok yang tingginya sekitar tiga meter. Caranya, tembok dibongkar dengan palu dari bawah, pukul 09.00 WIB. Namun apes, sekitar 11.15 WIB dinding bata yang sudah uzur mendadak roboh dan menimpa para pekerja.
Dua pekerja, Suparmo (46), warga Pracimantoro, Wonogiri dan Parman (36), warga Gondangrejo, Karanganyar tak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa reruntuhan dinding.
Sedangkan satu pekerja lainnya, Darmadi (27), berhasil melompat dan hanya mengalami luka ringan. "Saat kejadian saya berada di atas, ketika tembok terasa mau ambruk langsung meloncat ke utara," kata Darmadi, pekerja yang selamat dari musibah.
Pria asal Gondangrejo, Karanganyar tersebut cukup beruntung karena saat melompat ke jalan tidak tersambar mobil atau sepeda motor. Meski begitu, ia mengalami luka bocor di kepala dan lecet di lengan.
Lokasi kejadian, hanya berjarak sekitar sepuluh meter dari traffic light Warung Pelem sisi timur. Tembok yang roboh juga sempat mengenai seorang pengendara jalan yang tengah melintas, yakni Widodo (30), warga Ngemplak, Boyolali. Dia mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Sementara, sepeda motor Honda Beat Nopol AD 5428 UL yang dikendarainya ringsek di bagian setang.
Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengatakan, pihaknya dibantu Tim Inafis Satreskrim Polresta Solo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.
"Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Solo. Polsek Jebres membantu mengamankan lokasi kejadian. Dalam waktu dekat pemilik rumah akan dimintai keterangan polisi," kata Juliana.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa maut terjadi ketika tiga pekerja bangunan akan mengambil kusen dengan cara membongkar tembok yang tingginya sekitar tiga meter. Caranya, tembok dibongkar dengan palu dari bawah, pukul 09.00 WIB. Namun apes, sekitar 11.15 WIB dinding bata yang sudah uzur mendadak roboh dan menimpa para pekerja.
Dua pekerja, Suparmo (46), warga Pracimantoro, Wonogiri dan Parman (36), warga Gondangrejo, Karanganyar tak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa reruntuhan dinding.
Sedangkan satu pekerja lainnya, Darmadi (27), berhasil melompat dan hanya mengalami luka ringan. "Saat kejadian saya berada di atas, ketika tembok terasa mau ambruk langsung meloncat ke utara," kata Darmadi, pekerja yang selamat dari musibah.
Pria asal Gondangrejo, Karanganyar tersebut cukup beruntung karena saat melompat ke jalan tidak tersambar mobil atau sepeda motor. Meski begitu, ia mengalami luka bocor di kepala dan lecet di lengan.
Lokasi kejadian, hanya berjarak sekitar sepuluh meter dari traffic light Warung Pelem sisi timur. Tembok yang roboh juga sempat mengenai seorang pengendara jalan yang tengah melintas, yakni Widodo (30), warga Ngemplak, Boyolali. Dia mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Sementara, sepeda motor Honda Beat Nopol AD 5428 UL yang dikendarainya ringsek di bagian setang.
Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengatakan, pihaknya dibantu Tim Inafis Satreskrim Polresta Solo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.
"Kasus ini ditangani Satreskrim Polresta Solo. Polsek Jebres membantu mengamankan lokasi kejadian. Dalam waktu dekat pemilik rumah akan dimintai keterangan polisi," kata Juliana.
(zik)