Polisi Kediri Ledakan Bungkusan yang Dicurigai Bom

Kamis, 25 Mei 2017 - 20:37 WIB
Polisi Kediri Ledakan...
Polisi Kediri Ledakan Bungkusan yang Dicurigai Bom
A A A
KEDIRI - Dicurigai sebagai bom rakitan, Tim Penjinak Bahan Peledak Brimob Polda Jawa Timur meledakkan sebuah bungkusan yang ditemukan di dekat rel kereta api Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Sebab di dalam bungkusan itu menyembul gulungan kabel dan potongan pipa. "Langkah yang diambil sesuai prosedur yang berlaku," ujar Kapolres Kota Kediri AKBP Anthon Hariyadi kepada wartawan.

Bungkusan mencurigakan itu ditemukan warga yang bekerja bakti. Awalnya beniat dibuka sendiri. Mereka menganggap benda itu jatuh dari kereta yang melintas. Namun begitu melihat gulungan kabel dan pipa yang menyembul disela bungkusan, niat itu sontak surut.

Kecurigaan langsung mengarah pada bom rakitan, lalu memutuskan melapor ke kepolisian terdekat. "Kita memang selalu meminta warga segera melapor ke polisi bila menemukan benda mencurigakan sekecil apa pun," terang Anthon.
Dengan piranti khusus, petugas memindahkan bungkusan ke dalam mobil taktis Brimob untuk dilarikan ke markas Brimob Jalan Veteran Kota Kediri.

Proses peledakan berlangsung di sana. Melihat serpihan pipa paralon dan gulungan kabel, bungkusan itu dipastikan bukan bom.

Pipa paralon dan kabel itu disinyalir sebagai perkakas sisa bahan bangunan. Kendati demikian, kata Anthon pihaknya tetap menyelidiki motif pembuangan bungkusan.

Apakah sengaja untuk menciptakan keresahan warga atau alasan lain. "Kami tetap menyelidiki motif pembuangan bungkusan," jelasnya.

Anthon menambahkan bahwa saat ini aparat kepolisian tengah meningkatkan kewaspadaan di segala lini, terutama paska insiden bom bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta. Dia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi atau takut atas teror yang terjadi.

Polres Kediri Kota menjamin keamanan dimana warga, khususnya umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Sebab polres meningkatkan kesiagaan pengamanan 24 jam secara tertutup dan terbuka.

"Kami juga menempatkan sejumlah sniper atau penembak jitu di titik-titik tertentu," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Ledakan Beirut, Jumlah...
Ledakan Beirut, Jumlah Korban Tewas Terus Bertambah
Ledakan Terjadi di Pusat...
Ledakan Terjadi di Pusat Kota Cologne Jerman
Tunjukkan Solidaritas,...
Tunjukkan Solidaritas, Burj Khalifa Nyalakan Lampu Bendera Lebanon
Ledakan Dahsyat di Ponggok...
Ledakan Dahsyat di Ponggok Blitar Diduga Terkena Percikan Api Rokok yang Mengenai Bubuk Petasan
Momen Haru, Wanita Lebanon...
Momen Haru, Wanita Lebanon Bertemu Putranya Pertama Kali Sejak Ledakan Dahsyat 2 Tahun Lalu
Beirut Bangkit dari...
Beirut Bangkit dari Ledakan, Korban Tewas Bertambah Jadi 135 Orang
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
58 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved