Kompolnas Minta Penyelenggara Pendidikan-Pengawas di Akpol Ikut Disanksi

Jum'at, 19 Mei 2017 - 14:54 WIB
Kompolnas Minta Penyelenggara...
Kompolnas Minta Penyelenggara Pendidikan-Pengawas di Akpol Ikut Disanksi
A A A
SEMARANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta insiden tewasnya taruna Akademi Kepolisian (Akpol) karena diduga kuat dianiaya seniornya diusut tuntas. Tindakan tegas harus diberikan selain kepada pelaku, juga kepada orang-orang yang bertanggungjawab terhadap keamanan pendidikan dan pengawasan Taruna Akpol.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, menyebut insiden itu sangat memalukan dan tidak semestinya terjadi di tempat pendidikan apalagi di Akpol tempat di mana para taruna Akpol belajar untuk menjadi polisi yang baik, siap melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum.

“Praktik kekerasan tersebut menunjukkan bahwa masih ada praktik-praktik budaya militeristik di kepolisian. Padahal seharusnya pascadipisahkannya Polri dan TNI (sebelumnya bergabung dalam ABRI), pendidikan di Akpol seharusnya menghapus praktik-praktik militeristik tersebut,” kata Poengky via layanan WhatsApp yang diterima KORAN SINDO Jumat (19/5/2017) siang.

Sebab itu, Poengky menyebut harus ada hukuman tegas, tidak hanya kepada para pelakunya, melainkan juga orang-orang yang bertanggungjawab terhadap keamanan pendidikan dan pengawasan Taruna Akpol.

“Kapolri sudah menyatakan akan menindak tegas baik proses internal maupun proses pidana terhadap para pelaku. Selain itu harus ada evaluasi terhadap cara-cara belajar mengajar di Akpol. Jangan sampai budaya militeristik tetap bercokol di sana,” tutupnya.

Saat coba dimintai keterangan, pihak Akpol tak bersedia berkomentar. Gubernur Akpol, Irjen Pol Anas Yusuf tak bersedia berkomentar saat dimintai keterangan oleh KORAN SINDO soal insiden itu.

"Silakan Mas dengan Kadiv Humas satu pintu," tulis Anas melalui pesan WhatsApp yang diterima KORAN SINDO.

Hal senada juga dikatakan Kepala Bagian Humas Akpol, Kombes Pol Muhari. "Ke Humas Polda saja Mas, sudah ditangani Polda Jateng," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Pencari Brondolan Sawit...
Pencari Brondolan Sawit Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam
Kronologis Polisi Tewas...
Kronologis Polisi Tewas Dibacok saat Hendak Selesaikan Perselisihan Warga di Bengkulu
Diduga Depresi, Polisi...
Diduga Depresi, Polisi Tewas Bunuh Diri di Jakpus
Hendak Selesaikan Perselisihan...
Hendak Selesaikan Perselisihan Warga, Polisi di Bengkulu Tewas Dibacok 3 Orang
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Berita Terkini
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
15 menit yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
15 menit yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
18 menit yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved