Revitalisasi Museum Keraton Solo Masuk Prioritas

Rabu, 10 Mei 2017 - 08:35 WIB
Revitalisasi Museum...
Revitalisasi Museum Keraton Solo Masuk Prioritas
A A A
SOLO - Pemerintah pusat berjanji memprioritaskan revitalisasi museum di Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo. Manajemen museum turut dibenahi.

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan, tampilan luar bangunan nantinya digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU PR). Sedangkan koleksi dan manajemen dibahas dengan berbagai pihak yang terkait dengan museum.

Kondisi museum turut menjadi sorotan. Seperti pengelolaan, selama ini belum ada pendingin udaranya. "Kelembaban udara berpengaruh buruk terhadap kualitas bendanya," kata Hilmar Farid di Solo, Selasa (9/5/2017).

Menurutnya, hal itu memicu kerusakan barang-barang koleksi. Selain itu, kenyamanan pengunjung juga kurang. Harga tiket masuk tak luput dari sorotan. "Untuk orang luar (turis asing) hanya 1 Euro. Tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan, makanya perlu dihitung ulang."

Dirinya menilai daya tarik Museum Keraton Solo masih lemah meski bangunannya cukup kokoh. Karena itu, Kemendikbud berencana mengintensifkan koordinasi dengan Pemkot Solo dan pengelola keraton.

Alasannya, sejumlah hal mengenai pengelolaan ke depan perlu kerja sama dengan Ditjen Kebudayaan. Termasuk juga keterlibatan swasta dalam mengelola museum perlu dibicarakan.

Guna keperluan revitalisasi, Kemendikbud berencana mengusulkan anggaran dalam APBN Perubahan 2017. Dengan demikian, program diharapkan dapat berjalan mulai tahun ini.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengemukakan, pihak Kemendikbud telah melakukan peninjauan ke Keraton Solo. Hasil tinjauan akan menjadi salah satu bahan rapat koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait di Jakarta. Dirinya sangat mendorong Museum Keraton Solo perlu segera direvitalisasi. "Koleksi-koleksi museum tidak ternilai harganya," katanya.

Pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sebelumnya menegaskan mengenai komitmen pemugaran dan perbaikan di Keraton Solo. Keberadaannya sebagai aset negara dan aset nasional perlu dilestarikan. Pemugaran keraton akan melibatkan Kementerian Pariwisata, Kementerian PU dan PR, serta Kemendikbud. Diharapkan, Keraton Solo menjadi lokasi tujuan wisata yang terintegrasi dengan Yogyakarta, Sangiran, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan.
(zik)
Berita Terkait
Galeri Nasional Kembali...
Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved