Usai Pilgub DKI, Demokrasi Pancasila Dinilai Perlu Diperbaharui

Kamis, 04 Mei 2017 - 22:30 WIB
Usai Pilgub DKI, Demokrasi...
Usai Pilgub DKI, Demokrasi Pancasila Dinilai Perlu Diperbaharui
A A A
JAKARTA - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memiliki catatan empat pokok isu strategis pasca-Pilgub DKI Jakarta. Denny menilai demokrasi Pancasila perlu diperbaharui.

Denny menuturkan, pasca-Pilgub DKI Jakarta yang membelah publik dan elite politik, komitmen semua pihak pada demokrasi Pancasila perlu ditegaskan kembali. Dalam waktu tak lama, bukan tak mungkin demokratisasi di Indonesia yang dimulai sejak reformasi 1998 mengalami kemunduran yang signifikan.

Indonesia katanya akan berada dalam ketidakpastian yang berlarut dan memundurkan semua pencapaiannya. "Inilah renungan terjauh refleksi dari ruang publik Indonesia pasca-Pilgub DKI Jakarta. Persaingan antar-kandidat dalam pilkada sudah selesai. Hasil KPU soal pilkada sudah disahkan. Namun konflik gagasan dan embrio platform justru terus membara, berbeda bahkan bertentangan soal bagaimana aturan main bersama itu sebaiknya," kata Denny adalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (4/5/2017).

Denny JA mencatat ada empat pokok isu strategis pasca-Pilgub DKI Jakarta. Pertama, menjelaskan aneka embrio platform yang berbeda dan saling bertentangan yang ada saat ini mengenai kemana Indonesia harus dibentuk. Aneka platform itu ikut bertarung mewarnai pilkada DKI 2017.

Kedua, argumen mengenai mengapa para elite perlu menegaskan komitmen pada demokrasi Pancasila yang diperbaharui. "Juga dijelaskan apa beda demokrasi Pancasila yang diperbaharui dengan demokrasi Pancasila era Soekarno dan Soeharto," lanjutnya.

Ketiga, penjelasan soal apa yang kurang dalam praktik demokrasi Indonesia saat ini agar mencapai platform ideal demokrasi Pancasila yang diperbaharui itu."Keempat, apa yang semua kita bisa kerjakan untuk ikut mengkonsolidasikan demokrasi Pancasila yang diperbaharui," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
4 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
8 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
9 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
9 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved