DPRD Minta Pemprov DKI Tingkatkan Pendapatan Anggaran 2017

Kamis, 27 April 2017 - 08:41 WIB
DPRD Minta Pemprov DKI...
DPRD Minta Pemprov DKI Tingkatkan Pendapatan Anggaran 2017
A A A
JAKARTA - Rapat paripurna laporan hasil pembahasan DPRD DKI atas Laporan Keterangan Pertangungg Jawaban (LKPJ) Gubernur DKI Tahun Anggaran 2016 digelar kemarin. DPRD DKI mendukung program pemerintah menghapus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di bawah Rp1 miliar.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Syarifudin mengatakan, DPRD dapat memahami target pendapatan asli daerah (PAD) DKI pada tahun anggaran 2016 tidak tercapai 100%. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan pemerintah daerah yang membebaskan BPHTB dengan nilai di bawah Rp1 miliar, dan PBB dengan NJOP di bawah Rp 1 miliar serta pemebaasan pajak rumah susun di bawah harga Rp1 miliar.

Namun, Pemprov DKI harus meningkatkan pajak dari sektor lain, misalnya reklame yang hanya terealisasi 77%, pajak hotel, restoran dan hiburan. "Belum adanya kebijakan pemerintah daerah mendorong reklame jenis papan atau bilboard ke LED menjadi penyebab rendahnya PAD dari reklame. Optimalisasi pajak hotel dengan melakukan razia, lanjutkan online sistem pajak hotel dan restoran. Tutup aturan yang melemahkan dalam perizinan hiburan," kata syarifudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 26 April 2017 kemarin.

Syarfudin menjelaskan, PAD yang tercapai pada 2016 Rp53,76 triliun atau 94,06% dari pendapatan yang ditargetkan Rp57,16 triliun.“Perlu kami sampaikan bahwa target PAD tersebut tidak tercapai 100 persen. Hal ini disebabkan karena BPHTB hanya tercapai 75,8%," ungkapnya.

Selain PAD yang tidak tercapai 100%, Banggar juga menyoroti realisasi belanja daerah dalam APBD DKI 2016 yang mencapai 82,15% atau sebesar Rp47,1 triliun dari target sebesar Rp57,3 triliun.

Belanja daerah ini terdiri dari dua kategori, yaitu belanja tidak langsung dan belanja langsung. DPRD DKI menilai penyerapan belanja langsung yang digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih rendah dari penyerapan anggaran belanja tidak langsung yang digunakan untuk gaji pegawai dan biaya administrasi lainnya.

"Penyerapan Belanja Langsung itu hanya 75,3% atau sebesar Rp23,3 triliun dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp31 triliun. Sementara, belanja tidak langsung penyerapannya sebesar 90,1% atau sebesar Rp23,7% dari yang telah ditetapkan sebesar Rp26,3 triliun," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menuturkan, rekomendasi DPRD terhadap LKPJ DKI anggaran 2016 cukup baik dan dia pun berjanji akan menyempurnakannya agar penyerapan anggaran 2017 dapat mencapai 100 persen.

Namun, ada beberapa yang harus disampaikan ke DPRD terkait belanja langsung. Di mana ada beberapa pembangunan yang sudah selesai dikerjakan tapi belum difungsikan. "Jalan layang Transjakarta koridor 13 (Ciledug-Tendean) sudah rampung, tapi baru Juni dioperasikan. Nah, itu salah satu pencapaian belanja langsung," ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved