Waduh, Banyak Pria di Bekasi Miliki KTP Ganda untuk Kawin Lagi

Jum'at, 21 April 2017 - 00:28 WIB
Waduh, Banyak Pria di...
Waduh, Banyak Pria di Bekasi Miliki KTP Ganda untuk Kawin Lagi
A A A
BEKASI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi mencatat sebanyak 36.000 warganya memiliki identitas ganda. Hal itu terungkap saat warga tersebut melakukan perekaman Kartu Tanda Tenduduk (KTP) elektronik.

"Mayoritas motif mereka ingin memperoleh legalitas administrasi dalam berpoligami," ujar Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Erwin Effendi, Kamis, 20 April 2017 kemarin. Menurut dia, motif mereka untuk memiliki identitas ganda bermacam-macam. Ada yang ingin memiliki legalitas administrasi pada istri kedua, dan ada juga yang ingin jaminan kesehatan dari pemerintah daerah asalnya tetap terjamin.

Bahkan, lanjut Erwin, kesehatan seseorang telah dijamin oleh pemerintah daerah asalnya. Ketika pindah domisili, maka fasilitas kesehatan itu secara otomatis akan gugur.

Karena itu, mereka tetap mempertahankan domisili lamanya, meski nyatanya mereka telah pindah tempat tinggal. Dari data ganda tersebut, mayoritas yang memiliki identitas ganda adalah kaum pria dan warga yang memiliki identitas ganda biasanya telah merekam e-KTP di instansi terkait.

Maka dari itu, secara otomatis identitasnya terkunci saat mencoba perekaman di daerah lainnya. Erwin bercerita, pada September 2016 lalu sepasang suami-istri cekcok di kantornya di Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur.

Pasangan itu ribut karena sang suami rupanya telah menikah dengan perempuan lain di DKI Jakarta. Hal itu terungkap, saat tangan sang suami dipindai menggunakan mesin pemindai sidik jari di kantornya. Diketahui melakukan poligami tersebut, saat pria ini sudah melakukan perekaman e-KTP di daerah asalnya di Jakarta.

Saat coba merekam di Kota Bekasi, akhirnya terungkap pria itu telah menikah dengan wanita lain. Kejadian ini terus berulang dan kasusnya tetap sama yakni kenakalan si pria untuk poligami tanpa izin istri pertama."Kejadian ini sering terjadi di catatan sipil," katanya.

Jumlah warga Kota Bekasi saat ini sebanyak 2.402.465 jiwa. Sebanyak 1.778.265 jiwa merupakan wajib e-KTP. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 1.436.431 orang yang KTP miliknya dicetak. Sementara wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman berjumlah 173.638 orang.

Kabid Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kota Bekasi, Nardi menambahkan, warga banyak yang tidak mengetahui bahwa identitas ganda merupakan perbuatan menyalahi aturan. Mereka datang ke instansi terkait bahwa hampir setahun lamanya, e-KTP miliknya belum dicetak.

Namun saat dilakukan penunggalan data oleh Kementerian Dalam Negeri, data mereka telah terkunci karena telah merekam di dua tempat yang berbeda. "Mereka harus mencabut berkas dulu di salah satu daerah, baru setelah itu e-KTP mereka akan dicetak," tambahnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
9 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
10 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
11 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
12 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
12 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
13 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved