GMMP Kerahkan 3 Anggotanya Pantau TPS Megawati
Rabu, 19 April 2017 - 11:22 WIB
GMMP Kerahkan 3 Anggotanya Pantau TPS Megawati
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Muslimah Memilih Pemimpin (GMMP) menurunkan tiga anggotanya di sekitar tempat pemungutan suara (TPS) 027, Kebagusan, Jakarta Selatan. TPS itu merupakan tempat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beserta keluarga menggunakan hak pilihnya di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
Inisiator GMMP Neno Warisman juga sempat nampak terlihat di sekitar TPS itu. Neno mengatakan kehadirannya di sekitar TPS itu untuk observasi dan mengawasi proses Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
"Tugasnya observasi dan mengawasi proses Pilkada, mencatat real count di TPS. Ada 3 orang (anggota GMMP) di TPS 027," kata Eno di lokasi, Rabu (19/4/2017). Namun dia membantaj kehadiran pihaknya bagian dari Tamasya Almaidah.
"Berbeda dengan Tamasya Almaidah. Itu dilakukan pihak lain. Tapi itu koneksi dengan kita semua," tutur Eno. Dia mengaku pertama kali hadir di sekitar TPS itu.
Dia dan pihaknya akan mewawancari pemilih usai pencoblosan. Dirinya juga mengaku tak akan mengintimidasi.
"Kita enggak (intimidasi). Kita enggak main di wilayah harus mengintimjdasi. Kita cuma mengingatkan bahwa ini harus jujur, bersih, dan adil," katanya.
Inisiator GMMP Neno Warisman juga sempat nampak terlihat di sekitar TPS itu. Neno mengatakan kehadirannya di sekitar TPS itu untuk observasi dan mengawasi proses Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
"Tugasnya observasi dan mengawasi proses Pilkada, mencatat real count di TPS. Ada 3 orang (anggota GMMP) di TPS 027," kata Eno di lokasi, Rabu (19/4/2017). Namun dia membantaj kehadiran pihaknya bagian dari Tamasya Almaidah.
"Berbeda dengan Tamasya Almaidah. Itu dilakukan pihak lain. Tapi itu koneksi dengan kita semua," tutur Eno. Dia mengaku pertama kali hadir di sekitar TPS itu.
Dia dan pihaknya akan mewawancari pemilih usai pencoblosan. Dirinya juga mengaku tak akan mengintimidasi.
"Kita enggak (intimidasi). Kita enggak main di wilayah harus mengintimjdasi. Kita cuma mengingatkan bahwa ini harus jujur, bersih, dan adil," katanya.
(ysw)