DPRD Tangerang Kritisi PNS yang Gabung ke LSM

Selasa, 18 April 2017 - 15:02 WIB
DPRD Tangerang Kritisi...
DPRD Tangerang Kritisi PNS yang Gabung ke LSM
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Naziel Fikri mengkritisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang belakangan menjamur di Tangerang. Menurutnya, jika kehadiran LSM bertujuan untuk kontrol publik itu sah-sah saja.

"Itu memang hak warga dan diatur dalam undang-undang demokrasi, dalam sisi ini ada kewenangannya," ujar Naziel, kemarin.

Tapi, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyayangkan adanya LSM yang kehadirannya justru berubah fungsi.

"Akhir-akhir ini banyak LSM yang hanya bergerombol dalam sebuah organisasi, tapi tidak punya kemampuan ke arah mengkritisi. Sifatnya hanya memunculkan isu saja, spontanitas atau sporadis," lanjutnya.

Terkait adanya PNS di Tangerang yang ikut dalam LSM, Naziel punya pendapat lain. Dia mengakui, belum lama ini DPRD Kabupaten Tangerang menggelar haering dengan aktivis Jaringan Anak Rakyat (JANKR) di ruangannya.

Di antara yang hadir, ada seorang PNS bernama Budi Usman yang ikut mendampingi rombongan. "Yang datang ke ruangan saya ada lima sampai tujuh orang, salah satunya Budi Usman," tegasnya.

Naziel sempat mempertanyakan kapasitas Budi Usman yang dia ketahui merupakan PNS di Tangerang Selatan (Tangsel). "Karena yang bersangkutan super aktif berbicara menyampaikan aduan dibanding Darma yang tertulis dalam surat sebagai Koordinantor JANKR," tambahnya.

Menurut Naziel, PNS adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai kode etik. "Seorang ASN kan mempunya kode etik dan peraturan tertentu. Secara etika menurut saya relatif kurang pantas kalau seorang PNS masuk sebagai LSM. Meski dalam undang-undang mungkin diperbolehkan," sambungnya.

Sementara itu, menyoal LSM JANKR sendiri, Naziel mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu JANKR, apakah terdaftar di Kesbangpol atau tidak. Apakah JANKR itu personifikasi sebagai penyambung lidah masyarakat secara khusus di wilayahnya atau tidak. Apakah JANKR itu bergerak murni dalam memperjuangkan aspirasi, ini yang saya belum tahu," kata Naziel.
(mhd)
Berita Terkait
ASN Kabupaten Bekasi...
ASN Kabupaten Bekasi Bakal Diwajibkan Pakai Atribut Kepangkatan
Diabsen saat Bekerja...
Diabsen saat Bekerja dari Rumah, ASN Pangandaran Palsukan Lokasi
Selamat, 193 Atlet Berprestasi...
Selamat, 193 Atlet Berprestasi Diangkat Jadi PNS
2.500 Pegawai Honorer...
2.500 Pegawai Honorer di Banten Menuntut Diangkat Jadi PNS
Menata Birokrasi lewat...
Menata Birokrasi lewat Pegawai Kontrak, Efektifkah?
10 Provinsi di Indonesia...
10 Provinsi di Indonesia dengan Jumlah PNS Terbanyak
Berita Terkini
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
2 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
3 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
3 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
3 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved