Pulang ke Jakarta, Ratusan Santri Ciamis Dikawal untuk Mencoblos
Senin, 17 April 2017 - 18:43 WIB
Pulang ke Jakarta, Ratusan Santri Ciamis Dikawal untuk Mencoblos
A
A
A
JAKARTA - Ratusan santri di sebuah pondok pesantren di Ciamis, Jawa Barat, yang beralamat di Jakarta diantarkan pulang untuk memenuhi hak politiknya pada Rabu 19 April 2017. Diketahui 19 April adalah hari pencoblosan putaran kedua dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
Pengurus pondok pesantren akan mengawal ratusan santrinya sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal tersebut agar hak suaranya terpenuhi sebagai warga DKI Jakarta.
"Ini adalah santri-santri yang ber-KTP Jakarta, akan kita kawal sampai Jakarta untuk masuk TPS-TPS agar memilih pemimpin muslim," terang pengurus pondok pesantren yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir dari akun Facebook Ing dengan judul tamsyahAlmaidah 51, Go Jakarta, dan Kawal TPS.
Dia mengatakan, dari ratusan santri itu sudah ada yang ditelepon orang tuanya untuk pulang. Dia berharap DKI Jakarta mempunyai seorang pemimpin muslim.
"Ini prosesi pemberangkatan, 19 April untuk mencoblos pemimpin muslim. Kita akan antarkan santri ini yang sudah punya KTP dan punya hak pilih untuk mencoblos," katanya lagi.
Tidak hanya itu, dalam orasi singkat tersebut sang pengurus ponpes juga menyinggung soal kasus penistaan agama dan berharap kasus tersebut segera selesai.
Pengurus pondok pesantren akan mengawal ratusan santrinya sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal tersebut agar hak suaranya terpenuhi sebagai warga DKI Jakarta.
"Ini adalah santri-santri yang ber-KTP Jakarta, akan kita kawal sampai Jakarta untuk masuk TPS-TPS agar memilih pemimpin muslim," terang pengurus pondok pesantren yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir dari akun Facebook Ing dengan judul tamsyahAlmaidah 51, Go Jakarta, dan Kawal TPS.
Dia mengatakan, dari ratusan santri itu sudah ada yang ditelepon orang tuanya untuk pulang. Dia berharap DKI Jakarta mempunyai seorang pemimpin muslim.
"Ini prosesi pemberangkatan, 19 April untuk mencoblos pemimpin muslim. Kita akan antarkan santri ini yang sudah punya KTP dan punya hak pilih untuk mencoblos," katanya lagi.
Tidak hanya itu, dalam orasi singkat tersebut sang pengurus ponpes juga menyinggung soal kasus penistaan agama dan berharap kasus tersebut segera selesai.
(mhd)