Timses Keluhkan Penanganan Pelanggaran yang Belum Maksimal

Sabtu, 15 April 2017 - 14:54 WIB
Timses Keluhkan Penanganan...
Timses Keluhkan Penanganan Pelanggaran yang Belum Maksimal
A A A
JAKARTA - Kedua timses pasangan calon mengeluhkan minimnya penanganan pelanggaran selama pelaksanaan kampanye putaran kedua pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta 2017. Tindakan tegas kepada para pelaku dianggap belum maksimal khususnya kepada penyebar berita bohong (hoax).

Kehadiran sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan dan bawaslu nyatanya belum memberikan hasil yang memuaskan dalam menindak aktor intelektual pelanggaran pilkada.

“Masih ada catatan-catatan yang menurut kami harus segera diperbaiki. Seperti halnya penyebaran berita provokasi dimana ada kata-kata jangan pilih cagub yang dipilih kelompok radikal. Ini kan jelas merugikan,” ujar timses Anies-Sandi Agung Setiarso saat menjadi pembicara diskusi polemik Sindo Trijaya Radio “Pilkada Sehat dan Demokratis” di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

Menurut Agus, timses memang mengapresiasi langkah kepolisian dan Bawaslu yang bertekad menindak pelaku penyebar hoax. Meski pada kenyataannya tekad tersebut belum sejalan lurus dengan hasil yang diinginkan. “Ini spanduk saja ada ratusan yang kita turunkan karena merugikan pasangan kami. Belum lagi yang mengatasnamkan tim kita padahal bukan,” tutur Agung.

Hal senada disampaikan timses pasangan Ahok-Djarot, Jerry Sambuaga yang menyayangkan penanganan yang lambat dari penyelenggara maupun aparat keamanan dalam menciptakan keadilan pilkada di Jakarta.

Menurut dia, masih ditemui adanya spanduk bernada provokatif, intimidasi yang merugikan pasangan yang diusungnya. “Kami lihat untuk teknis, tugas dan fungsi sudah berjalan dengan baik. Hanya saja masih ada oknum yang sengaja memancing di air keruh yang itu tidak ditangani dengan baik,” kata Jerry.

Bantahan disampaikan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti yang menolak dikatakan lambat dalam merespon pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan pilkada. Menurut dia, setiap pelanggaran membutuhkan bukti dan saksi yang cukup untuk menjerat para pelakunya. “Dalam menangani bukti laporan pelanggaran kan tidak mudah mencari saksi. Kadang saksi tidak mau dijadikan pihak yang memberi keterangan,” ujar Mimah.

Mimah pun menjabarkan sejumlah laporan pelanggaran yang diterima pihaknya dan ditindaklanjuti ke proses penanganan. Setidaknya, diputaran kedua ada sepuluh laporan yang sudah ditangani baik laporan berupa video, politik uang, maupun program yang diduga menguntungkan pasangan calon tertentu.

“Politik uang itu yang terjadi di Klender lagi ditangani, di Jakarta Utara juga lagi ditangani, soal ATM Bank DKI juga sedang ditangani oleh panwas Jakarta Barat, soal Kartu Jakarta Lansia juga lagi ditangani oleh kita. Jadi ada beberapa yang sedang ditangani dan ada beberapa yang sudah diputus,” tambah Mimah.
(pur)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
11 menit yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
26 menit yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
31 menit yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
56 menit yang lalu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
1 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
1 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved