Voice of Malang, Suguhan Spektakuler Bangkitnya Kembalinya Tari Topeng Malang

Sabtu, 15 April 2017 - 03:56 WIB
Voice of Malang, Suguhan...
Voice of Malang, Suguhan Spektakuler Bangkitnya Kembalinya Tari Topeng Malang
A A A
MALANG - Sebanyak 103 penari kolosal Grebeg Jowo akan berkolaborasi dengan 103 pemain keyboard dan 103 vocal Voice of Malang dalam HUT ke-103 Kota Malang. Acara yang dihelat oleh Sekolah Budaya Tunggulwulung dan Kampung Budaya Polowijen ini bertajuk "Malang Adalah Bumi Para Pemberani". Acara ini dipersembahkan oleh para pemberani yang tergabung dalam Musik Malang Bersatu (MMB) untuk merayakan HUT ke-103 Kota Malang.

Penggagas Kampung Budaya Polowijen Ki Demang mengatakan, Voice of Malang adalah sebuah event spektakuler dan paling fenomenal di Kota Malang pada Tahun 2017 ini.

Menurutnya, Kota Malang saat ini memang semakin berwarna-warni. Meski demikian, warna-warninya kurang lengkap tanpa kehadiran Para Pemberani yang tergabung dalam MMB. Kota Malang tidak akan mempunyai 'suara' yang gelombang gema dan gaungnya mampu didengar dunia, bahkan tercatat dalam sejarah.

"Voice of Malang adalah sebuah bukti nyata dari dharma bhakti dan gotong royong, yang menjadi jiwa dan karakter dari arek-arek Malang, ujar dia di Malang, Jumat (14/4/2017) malam.

Ketua Sanggar Mangun Darmo Tumpang Malang Ki Soleh Adi Pramono mengatakan, kolaborasi 103 penari kolosal Grebeg Jowo dengan 103 pemain keyboard dan vocal Voice of Malang menunjukkan eksistensi diri bahwa Tari Topeng Malang dapat berkolaborasi menjadi satu pertunjukan musik kontemporer.

"Inilah kreativitas berkesenian yang tiada henti dan tidak pernah mati," ujar Ki Soleh.

Ki Soleh yang juga guru tari dalang wayang topeng akhir-akhir ini mengaku gelisah tentang arti pentingnya seni dan budaya dalam kehidupan. Menurutnya, generasi muda saat ini tidak banyak yang paham seni Tari Topeng Malang ini.

Adanya event kolaborasi dalam Voice of Malang akhir pekan ini, menurut dia, akan menjawab kegelisahannya, yakni bangkitnya kembali Tari Topeng Malang yang menjadi ciri khas Malang.

Ki Soleh pun berharap event tersebut menjadi momentum bangkitnya kesadaran masyarakat Malang akan pentingnya seni budaya di Malang yang menyejarah. "Voice of Malang mesti menjadi suguhan yang menarik dan spektakuler untuk lebih mewarnai seni budaya di Kota Malang," kata pengrajin topeng Malang itu.

Cucu Sang Maestro Topeng Malang Ki Suroso berpendapat, kolaborasi Tari Topeng Malang dengan musik-musik masa kini sungguh merupakan terobosan yang mampu mengangkat kembali keberadaan tari topeng Malang.

"Saya sendiri yang sering menari keliling luar negeri, nyatanya Tari Topeng Malang yang saya bawakan mampu menyatu dengan pertunjukan apa pun," kata Ki Suroso.

Dia menambahkan, tari topeng kolosal yang digabungkan dengan musik-musik masa kini sungguh itu merupakan terobosan sekaligus mampu mengangkat kembali nama besar Tari Topeng Malang.

"Siapa pun dapat mewarisi seni tradisi dan kebudayaan yang sangat kaya di Malang Raya ini, salah satunya adalah topeng Malang yang menjadi ciri khas dan ikon daerah Malang," tegasnya.

Ketua Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME se-Malang Raya itu menjelaskan, Tari Topeng Malang mewariskan kekayaan kreasi seni yang mampu beradaptasi terhadap pertunjukan lain, seperti tarian modern, musik gamelan kontemporer, dan mampu dipentaskan di panggung-panggung besar.

"Sekali lagi, saya tegaskan, pentas Voice of Malang mendatang merupakan pentas yang akan mengangkat kembali eksistensi Tari Topeng Malang yang mulai ditinggalkan generasi muda," kata dia.

Dosen Seni Tari Topeng Universitas Negeri Malang Roby Hidajat berpendapat, menyatukan musik kontemporer dengan Tarian Topeng Malang bukan pekerjaan mudah. Apalagi tampil dalam pagelaran besar secara kolosal.

Menurut Roby, acara Voice of Malang dengan iringan orkestra 103 keyboard serta alat musik pendukung lainnya tentu menambah decak kagum bagi para pengunjung yang mengiringi para penari kolosal topeng Grebeg Jowo bisa tampil secara harmoni. "Sungguh sesuatu yang luar biasa dan spektakuler," kata Roby.

Seniwati senior Malang, Meilia Shofa mengatakan, pentas kolaborasi 103 penari kolosal Grebeg Jowo dengan 103 pemain keyboard dan vocal Voice of Malang pada rangkaian HUT ke-103 Kota Malang adalah hal yang menakjubkan.

Meila yang sudah banyak pengalaman pentas tari di beberapa negara itu, mengajak generasi muda agar mau belajar dan memahami seni budaya khususnya tari topeng yang sudah menjadi ikon Malang.

"Pentas tersebut semoga dapat menginspirasi penari-penari topeng khususnya generasi muda yang lain untuk dapat menyuguhkan sesuatu yang berbeda untuk Kota Malang," katanya.

Pemilik Sanggar Padma Kartyasa itu pun juga berharap pentas Voice of Malang itu dapat memotivasi generasi muda lebih kreatif dalam berkarya untuk merawat seni budaya sebagai perekat persatuan bangsa.
(zik)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
12 menit yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
52 menit yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
1 jam yang lalu
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
2 jam yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
2 jam yang lalu
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
2 jam yang lalu
Infografis
Legenda Bulutangkis...
Legenda Bulutangkis Indonesia yang Meraih Hall of Fame BWF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved