Pilgub DKI, Setnov: Rakyat Akan Saksikan Kelahiran Pemimpin Baru
Rabu, 12 April 2017 - 17:51 WIB
Pilgub DKI, Setnov: Rakyat Akan Saksikan Kelahiran Pemimpin Baru
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan debat pamungkas Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) meyakini tiap pasangan calon akan menyuguhkan argumen mencerahkan dan sekaligus mencerdaskan.
"Mereka yang turut berkontestasi adalah figur-figur yang memiliki kapabilitas dan kualitas," kata Novanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/4/2017).
Novanto mengatakan, Pilgub DKI Jakarta memiliki kompleksitas tersendiri. Jakarta merupakan ibukota negara, pusat perhatian masyarakat sekaligus miniatur Indonesia. Beragam suku, agama dan ras hadir di kota ini.
Aneka macam profesi, keahlian dan tipologi masyarakat menyatu dan membaur di Jakarta. Karena itu pula, seluruh rasionalitas tentang Indonesia juga berhimpun di tempat ini.
Atas dasar itu, kata Novanto, debat malam ini bukan hanya adu argumentasi, tapi pertukaran informasi dan pemikiran antara satu sama lain calon.
"Siapapun yang akan terpilih, bukan berarti hanya ide dan gagasannya saja yang patut diterima. Mereka yang tidak terpilih pun telah menyumbangkan pikiran dan saran tentang kehidupan ibu kota yang lebih baik," kata Novanto.
Diakui Novanto, Pilgub DKI kali ini memang telah menguras energi. Namun diyakininya, proses ini adalah upaya bersama untuk melahirkan pemimpin yang terbaik.
"Sebentar lagi, kita akan menyaksikan lahirnya pemimpin baru. Pemimpin yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat," kata Novanto.
"Mereka yang turut berkontestasi adalah figur-figur yang memiliki kapabilitas dan kualitas," kata Novanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/4/2017).
Novanto mengatakan, Pilgub DKI Jakarta memiliki kompleksitas tersendiri. Jakarta merupakan ibukota negara, pusat perhatian masyarakat sekaligus miniatur Indonesia. Beragam suku, agama dan ras hadir di kota ini.
Aneka macam profesi, keahlian dan tipologi masyarakat menyatu dan membaur di Jakarta. Karena itu pula, seluruh rasionalitas tentang Indonesia juga berhimpun di tempat ini.
Atas dasar itu, kata Novanto, debat malam ini bukan hanya adu argumentasi, tapi pertukaran informasi dan pemikiran antara satu sama lain calon.
"Siapapun yang akan terpilih, bukan berarti hanya ide dan gagasannya saja yang patut diterima. Mereka yang tidak terpilih pun telah menyumbangkan pikiran dan saran tentang kehidupan ibu kota yang lebih baik," kata Novanto.
Diakui Novanto, Pilgub DKI kali ini memang telah menguras energi. Namun diyakininya, proses ini adalah upaya bersama untuk melahirkan pemimpin yang terbaik.
"Sebentar lagi, kita akan menyaksikan lahirnya pemimpin baru. Pemimpin yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat," kata Novanto.
(ysw)