AGRA Kecam Kekerasan yang Dilakukan Polisi Terhadap Buruh di Tangerang

Senin, 10 April 2017 - 20:30 WIB
AGRA Kecam Kekerasan...
AGRA Kecam Kekerasan yang Dilakukan Polisi Terhadap Buruh di Tangerang
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengecam tindakan kekerasan Kanit Intelkam Polres Metro Tangerang dan pembubaran paksa terhadap aksi damai buruh di Tangerang.

Ketua Umum AGRA Rahmat Ajiguna mengatakan, ditengah popularitas dan berbagai upayanya terus membungkus diri sebagai rezim prorakyat, Pemerintahan Jokowi-JK terus menebar ancaman dan tindak kekerasan terhadap rakyat, sebagai cermin wataknya yang fasis dan anti terhadap rakyat. Kali ini dilakukan oleh Polres Tangerang beserta sejumlah Satpol PP pada Minggu, 9 April 2017 kemarin, yang telah melakukan pembubaran paksa terhadap aksi damai buruh PT Panarub Dwikarya (PT. PDK) di Bundaran Tugu Adipura, Kota Tangerang.

Selain pembubaran paksa tersebut, peserta aksi juga diintimidasi bahkan salah satu pimpinan aksinya, Emelia Yanti Siahaan (DPP GSBI) dipukul oleh Kasat Intelkam Polres Tangerang Danu W.Subroto saat melakukan negosiasi.

Aksi damai buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Tangerang Raya tersebut, dilakukan untuk mengkampanyekan kasus-kasus perburuhan di Tangerang yang hingga saat ini belum sanggup diselesaikan oleh pemerintahan Kota Tangerang.

Oleh karena, AGRA mengecam tindakan kekerasan Kanit Intelkam Polres Tangerang. "Kasus kekerasan yang dilakukan Kanit Intelkam harus diusut tuntas. Harus ada sanksi terhadap Kanit Intelkam Polres Tangerang Danu W Subroto," kata Rahmat dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (10/4/2017).

AGRA juga meminta agar Pemkot Tangerang segera mencabut Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 2/2017 yang merampas kebebasan rakyat untuk menyampaikan pendapat. Terkahir AGRA menyerukan kepada anggota dan seluruh rakyat untuk terus memperkuat persatuan dan memajukan solidaritas perjuangan antarrakyat tertindas, melawan seluruh kebijakan dan tindakan anti rakyat yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sebelumnya diberitakan, unjuk rasa buruh perempuan dari PT Victory Chingluh Indonesia (VCI) dan Panarub Industry dibubarkan paksa aparat. Bahkan juru bicara aksi yang tenggah bernegosiasi mengalami pemukulan yang dilakukan oleh Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota.( Baca: Demo Buruh Perempuan, Polisi Diduga Tampar Koordinator Aksi )
(whb)
Berita Terkait
Ratusan Buruh Bongkar...
Ratusan Buruh Bongkar Gelar Demo di Gudang Bulog Kelapa Gading
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Massa Buruh Ogah Pulang,...
Massa Buruh Ogah Pulang, KASBI: Kami Bertahan, Menunggu Respons Pemerintah!
Buruh Ancam Gelar Aksi...
Buruh Ancam Gelar Aksi Nasional jika Program Tapera Tak Dibatalkan
May Day 2024, Massa...
May Day 2024, Massa Mulai Bergerak di Jalan MH Thamrin Menuju Patung Kuda
May Day, Massa Buruh...
May Day, Massa Buruh Mulai Long March dari Balai Kota Jakarta ke Patung Kuda
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
4 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved