Hadir di Pagelaran Wayang, Nusron dan Hasto Gali Program Djarot

Minggu, 09 April 2017 - 11:49 WIB
Hadir di Pagelaran Wayang,...
Hadir di Pagelaran Wayang, Nusron dan Hasto Gali Program Djarot
A A A
JAKARTA - Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Enthus Susmono yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghibur ribuan warga Jakarta Selatan, tadi malam.

Pagelaran dengan lakon Dewa Ruci kian semarak dengan kehadiran sejumlah seniman dan para tokoh nasional. Apalagi para tokoh yang hadir juga tampil di depan panggung mendampingi Ki Enthus.

Di sela pagelaran, ada sesi diskusi antara Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Diskusi dipandu oleh pelawak Kirun.

Dalam Sesi dialog, Nuron bertanya kepada Djarot mengenai program-program yang dijalankan di DKI Jakarta, khususnya terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Saya bertanya-nyata. Bagaimana KJP ini bisa menjangkau semua pelajar, termasuk juga para santri karena banyak juga warga DKI yang memondokkan anaknya di pesantren," kata Nusron.

Menjawab pertanyaan ini, Djarot menjelaskan KJP Santri sudah disiapkan. Dalam KJP Santri nantinya para orangtua yang menyekolahkan anaknya di madrasah dan pondok pesantren di luar Jakarta akan mendapat KJP Santri juga sama seperti KJP.

"KJP hingga saat uni sudah terbukti meng-cover 535.000 anak-anak pelajar di Jakarta. Selain tidak usah bayar biaya sekolah para siswa, tiap bulan juga meng-cover kebutuhan gizi dan lainnya. KJP kepada siswa SMA juga ada, yakni mencapai 630.000 orang, 640.000 siswa SMK. Ada juga beasiswa bagi mahasiswa yang tak mampu dengan nominal Rp18 juta lebih setahun," ungkap Djarot.

Nusron juga bertanya kepada Ki Enthus yang sedang memainkan wayang. Nusron mengatakan, bagaimana pendapat sang dalang tentang isu-isu yang beredar di pilkada DKI. Ki Enthus pun mengatakan sikap tenang adalah jawaban paling tepat yang dilakukan ahok-Djarot.

Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP berkeinginan melestarikan budaya wayang dalam menyuarakan perjuangan memihak wong cilik.

"Wayang memberikan pelajaran kehidupan. Kita diyakinkan jalan kebenaran yang harus kita tempuh. Inilah yang disebut bangsa yang berkepribadian dan memegang budaya," kata Hasto.

Hasto juga mengaku kagum karena masyarakat sangat antusias menyaksikan wayangan yang digelar dalam perayaan HUT PDI-P ke-44 tahun.

Terlebih dalang ki Enthus dalam lakon wayangannya menunjukan bagaimana Islam sebagai rahmatan lil alamin. "Inilah gambaran sejati sebagi bangsa yang berkebudayaan," kata Hasto.
(dam)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
15 menit yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
1 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
3 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved