Kasus Pembunuhan Pemuda Kobar, Polisi Sebut Belum Ada Tersangka
Minggu, 09 April 2017 - 11:26 WIB
Kasus Pembunuhan Pemuda Kobar, Polisi Sebut Belum Ada Tersangka
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Satuan Reskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan seorang pemuda yang terjadi di Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng Sabtu (8/4/2017) sore.
"Kita masih dalam tahapan lidik, belum ada tersangka. Yang menyerahkan diri tadi malam masih sebagai terperiksa," ujar Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Zaldy Kurniawan saat dikonfirmasi MNC Media, Minggu (9/4/2017).
Saat ditanya apakah motif pembunuhan terkait cinta segitiga, Zaldy masih enggan berkomentar banyak. "Belum ke arah situ, karena banyak kejanggalan yang kami temukan. Tim masih bekerja maksimal untuk menguak pembunuhan sadis ini."
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda ditemukan berlumuran darah di sekujur tubuhnya dan ususnya terburai di sekitar rumah penduduk pada Sabtu sore. Korban diketahui bernama Aris Dewantoro (27), warga RT 6, Jalan Berdikari, Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai berdasarkan identitas di dalam dompet korban. (Baca juga: Pemuda Tewas dengan Usus Terburai Gegerkan Warga ).
"Kita masih dalam tahapan lidik, belum ada tersangka. Yang menyerahkan diri tadi malam masih sebagai terperiksa," ujar Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Zaldy Kurniawan saat dikonfirmasi MNC Media, Minggu (9/4/2017).
Saat ditanya apakah motif pembunuhan terkait cinta segitiga, Zaldy masih enggan berkomentar banyak. "Belum ke arah situ, karena banyak kejanggalan yang kami temukan. Tim masih bekerja maksimal untuk menguak pembunuhan sadis ini."
Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda ditemukan berlumuran darah di sekujur tubuhnya dan ususnya terburai di sekitar rumah penduduk pada Sabtu sore. Korban diketahui bernama Aris Dewantoro (27), warga RT 6, Jalan Berdikari, Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai berdasarkan identitas di dalam dompet korban. (Baca juga: Pemuda Tewas dengan Usus Terburai Gegerkan Warga ).
(zik)