Presiden PKS Berikhtiar Anies-Sandi Menang di Pilgub DKI
Sabtu, 08 April 2017 - 23:06 WIB
Presiden PKS Berikhtiar Anies-Sandi Menang di Pilgub DKI
A
A
A
YOGYAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Mohamad Sohibul Imam mengatakan detik-detik terakhir menjelang pemungutan suara pada Pilgub DKI Jakarta, akan ada banyak peristiwa di luar dugaan. Untuk itu, pihaknya meminta seluruh kader dan simpatisan bekerja keras hingga proses pilkada selesai.
Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta sendiri akan digelar pada 19 April 2017. Artinya, tinggal 12 hari lagi kedepan penentuan pemimpin DKI Jakarta lima tahun kedepan ditentukan saat pencoblosan ini.
"Kami beriktiar untuk menang, kerja keras tidak boleh lengah hingga detik-detik terakhir," katanya pada wartawan saat menghadiri Sekolah Kepemimpinan Partai yang dihelat DPW PKS DIY, Sabtu (8/4/2017).
Sohibul mengaku banyak dukungan mengarah pada pasangan Anies - Sandi pada putaran kedua ini. Tak hanya dari kelompok masyarakat tertentu, tapi juga dari partai politik yang ada.
"Sejumlah Parpol juga sudah mendeklarasikan diri melakukan dukungan, ada PAN, Perindo, dan Partai Idaman. Dukungan itu mengembirakan, tapi tidak membuat kami lalai," kata mantan Rektor Paramadina ini.
Dia juga melihat tensi politik menjelang pemungutan suara ini mengalami kenaikan. Meski demikian, Sohibul selalu menegaskan bahwa Pilkada merupakan kontes memberi kontribusi terbaik pada masyarakat.
"Jangan sampai tensi politik yang tinggi membuat konflik horisontal di masyarakat. Pilkada tidak boleh menyebabkan konflik horisontal, harus kita cegah bersama," tandasnya.
Untuk itu, kata dia, jangan sampai proses Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini menimbulkan luka mendalam dari kedua pasangan yang bertarung dan pendukungnya. Sehingga, jika nantinya proses Pilkada berakhir, kedua belah pihak bisa bersatu kembali dalam membangun Ibu Kota Jakarta yang lebih baik.
Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta sendiri akan digelar pada 19 April 2017. Artinya, tinggal 12 hari lagi kedepan penentuan pemimpin DKI Jakarta lima tahun kedepan ditentukan saat pencoblosan ini.
"Kami beriktiar untuk menang, kerja keras tidak boleh lengah hingga detik-detik terakhir," katanya pada wartawan saat menghadiri Sekolah Kepemimpinan Partai yang dihelat DPW PKS DIY, Sabtu (8/4/2017).
Sohibul mengaku banyak dukungan mengarah pada pasangan Anies - Sandi pada putaran kedua ini. Tak hanya dari kelompok masyarakat tertentu, tapi juga dari partai politik yang ada.
"Sejumlah Parpol juga sudah mendeklarasikan diri melakukan dukungan, ada PAN, Perindo, dan Partai Idaman. Dukungan itu mengembirakan, tapi tidak membuat kami lalai," kata mantan Rektor Paramadina ini.
Dia juga melihat tensi politik menjelang pemungutan suara ini mengalami kenaikan. Meski demikian, Sohibul selalu menegaskan bahwa Pilkada merupakan kontes memberi kontribusi terbaik pada masyarakat.
"Jangan sampai tensi politik yang tinggi membuat konflik horisontal di masyarakat. Pilkada tidak boleh menyebabkan konflik horisontal, harus kita cegah bersama," tandasnya.
Untuk itu, kata dia, jangan sampai proses Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini menimbulkan luka mendalam dari kedua pasangan yang bertarung dan pendukungnya. Sehingga, jika nantinya proses Pilkada berakhir, kedua belah pihak bisa bersatu kembali dalam membangun Ibu Kota Jakarta yang lebih baik.
(ysw)