Polisi Terkesan Tertutup Ungkap Motif Kasus Kebakaran Medan Tuntungan
Kamis, 06 April 2017 - 15:25 WIB
Polisi Terkesan Tertutup Ungkap Motif Kasus Kebakaran Medan Tuntungan
A
A
A
MEDAN - Kepolisian terkesan tertutup untuk mengungkap motif kasus kebakaran di Jalan Milala, Kelurahan Sidomulyo, lingkungan I, Kecamatan Medan Tuntungan, pada Rabu 5 April 2017. Padahal sejumlah saksi menyebut ada unsur dendam dalam kebakaran yang melumat rumah Gandi Ginting (60) dan menewaskan empat orang.
Sejumlah saksi mata yang melihat dan diperkirakan mengenali para pelaku sudah diperiksa tim Polrestabes Medan. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda dan jejak yang mengarah kepada para pelaku.
Bahkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah belum bersedia memberikan keterangan. Berkali-kali telepon selular mereka dihubungi tidak ada respons, begitu pesan singkat yang dikirimkan juga tidak berbalas.
Kebakaran yang melalap rumah Gandi Ginting, menewaskan empat orang, yaitu Marita Sinuhaji (58), Frengki Ginting (31), Kristin Beru Ginting (3), dan Selvy Beru Ginting (5). Keempat korban adalah anak dan cucu Gandi Ginting.
Seorang saksi mata berinisial MT menduga, eksekutor pembakaran itu berasal dari organisasi kepemudaan (OKP) dan oknum aparat. Namun, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Kapendam I/BB) Kolonel Inf Edi Hartono ketika dikonfirmasi belum bisa memastikan orang yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran tersebut sebagai anggota TNI. “Saya akan kroscek dulu, apakah benar atau tidak,” terangnya.
Sejumlah saksi mata yang melihat dan diperkirakan mengenali para pelaku sudah diperiksa tim Polrestabes Medan. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda dan jejak yang mengarah kepada para pelaku.
Bahkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah belum bersedia memberikan keterangan. Berkali-kali telepon selular mereka dihubungi tidak ada respons, begitu pesan singkat yang dikirimkan juga tidak berbalas.
Kebakaran yang melalap rumah Gandi Ginting, menewaskan empat orang, yaitu Marita Sinuhaji (58), Frengki Ginting (31), Kristin Beru Ginting (3), dan Selvy Beru Ginting (5). Keempat korban adalah anak dan cucu Gandi Ginting.
Seorang saksi mata berinisial MT menduga, eksekutor pembakaran itu berasal dari organisasi kepemudaan (OKP) dan oknum aparat. Namun, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Kapendam I/BB) Kolonel Inf Edi Hartono ketika dikonfirmasi belum bisa memastikan orang yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran tersebut sebagai anggota TNI. “Saya akan kroscek dulu, apakah benar atau tidak,” terangnya.
(wib)