Blusukan di Koja, Hasto Minta Warga Segera Urus KJS dan KJP
Minggu, 02 April 2017 - 23:37 WIB
Blusukan di Koja, Hasto Minta Warga Segera Urus KJS dan KJP
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto meminta warga Jakarta yang belum menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS) untuk segera mengurusnya.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat mendengarkan keluh kesah dan curhat para penghuni Rusun Koja serta para pedagang Pasar Sindang yang ditemui di Koja, Jakarta Utara, Minggu (2/4/2017) kemarin.
Dalam kesempatan itu Hasto mengajak masyarakat penghuni rumah susun, pedagang pasar, para buruh pabrik dan para ibu-ibu rumah tangga untuk memaksimalkan adanya KJP, KJS, dan juga kartu lansia yang akan segera diterbitkan Ahok-Djarot.
"Ini adalah program yang sudah bisa dirasakan manfaatnya dan harus dimaksimalkan. Kalau ada yang belum mendapat KJP, KJS maka segera diurus. Tidak boleh ada warga yang kelewat dan tidak merima," ujar Hasto.
Hasto mengungkapkan, warga yang mendapat KJP juga akan mendapat tambahan berupa uang gizi bagi murid sekolah.
Sementara Rieke Dyah Pitaloka menambahkan, KJP dan KJS memang sudah sangat dirasakan manafaatnya oleh warga. Maka warga pun tentunya jangan sampai lupa untuk memilih nomor urut dua pada Pilkafa DKI 19 April 2017.
"Dengan manfaat KJP, KJS, sungai yang beraih dan nyaman, maka jangan sampai nanti gara-gara ada yang kasih uang Rp50.000 kemudian ibu dan bapak-bapak pindah pilih yang lain. Itu nilainya tidak seberapa dibanding kesejahteraan dan masa depan keluarga warga Jakarta di kemudian hari yang selalu diperjuangkan Ahok-Djarot," jelas Rieke.
Dia juga menjelaskan bahwa anak-anak sekolah tentunya enggak cukup hanya diberikan seragam, sepatu dan alat-alat sekolah, namun harus juga mendapat makanan bergizi.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat mendengarkan keluh kesah dan curhat para penghuni Rusun Koja serta para pedagang Pasar Sindang yang ditemui di Koja, Jakarta Utara, Minggu (2/4/2017) kemarin.
Dalam kesempatan itu Hasto mengajak masyarakat penghuni rumah susun, pedagang pasar, para buruh pabrik dan para ibu-ibu rumah tangga untuk memaksimalkan adanya KJP, KJS, dan juga kartu lansia yang akan segera diterbitkan Ahok-Djarot.
"Ini adalah program yang sudah bisa dirasakan manfaatnya dan harus dimaksimalkan. Kalau ada yang belum mendapat KJP, KJS maka segera diurus. Tidak boleh ada warga yang kelewat dan tidak merima," ujar Hasto.
Hasto mengungkapkan, warga yang mendapat KJP juga akan mendapat tambahan berupa uang gizi bagi murid sekolah.
Sementara Rieke Dyah Pitaloka menambahkan, KJP dan KJS memang sudah sangat dirasakan manafaatnya oleh warga. Maka warga pun tentunya jangan sampai lupa untuk memilih nomor urut dua pada Pilkafa DKI 19 April 2017.
"Dengan manfaat KJP, KJS, sungai yang beraih dan nyaman, maka jangan sampai nanti gara-gara ada yang kasih uang Rp50.000 kemudian ibu dan bapak-bapak pindah pilih yang lain. Itu nilainya tidak seberapa dibanding kesejahteraan dan masa depan keluarga warga Jakarta di kemudian hari yang selalu diperjuangkan Ahok-Djarot," jelas Rieke.
Dia juga menjelaskan bahwa anak-anak sekolah tentunya enggak cukup hanya diberikan seragam, sepatu dan alat-alat sekolah, namun harus juga mendapat makanan bergizi.
(whb)