Politikus Golkar: Kubu Ahok-Djarot Kerap Lakukan Black Campaign

Sabtu, 01 April 2017 - 15:21 WIB
Politikus Golkar: Kubu...
Politikus Golkar: Kubu Ahok-Djarot Kerap Lakukan Black Campaign
A A A
JAKARTA - Pasangan nomor urut dua Ahok-Djarot Pdinilai kerap melakukan black campaign dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Penilaian ini disampaikan politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia.

Ahmad Doli Kurnia mengatakan, kubu Ahok-Djarot kerap melakukan black campaign. Misalnya, serangan surat syariah pada paslon nomor urut tiga Anies-Sandi.

"Contoh surat syariah. Ini kan tinggal dua paslon, jadi kalau di antara dua calon saling menyerang, itu kan sudah ketahuan siapa yang diserang, siapa yang menyerang. Jadi, kalau yang diserang paslon tiga, berarti yang melakukan (serangan) paslon 2," ujar Doli dalam talkshow Polemik Radio SINDOTrijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/4/2017).

"Contoh lain pada putaran pertama sampai putaran kedua itu laporan ke polisi Anies-Sandi yang tentang (pameran buku) Frankfurt," ucapnya.
Doli meyakini, pada putaran pertama Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, kubu Ahok-Djarot melakukan black campaign dengan menyerang paslon nomor urut satu Agus-Sylvi dengan melaporkannya ke polisi terkait kasus masjid dan dana hibah.

"Setelah nomor satu kalah kan tak diteruskan lagi (kasusnya), didiamkan saja. Kita pun bertanya, siapa yang melaporkan waktu itu? Kan yang dukung pemerintah, polisi, dan kita kan tahu, Gubernur kita sekarang ini, paslon 2," terangnya.

Maka itu, Doli menuturkan, kubu paslon nomor urut dua itu kerap melakukan black campaign dan fitnah untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya, seperti yang dialami Agus-Sylvi itu."Kalau misalnya lolos paslon nomor satu ini, pasti diteruskan tuh kasus dana hibah dan segala macem itu," jelasnya.

Doli menambahkan, seharusnya dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 itu menjadi ajang kontestasi yang baik dengan adu program dan adu gagasan. Bila saling serang dalam kondisi negatif campaign pun masih bisa dianggap wajar asalkan fakta-fakta yang disuguhkan itu benar adanya.

"Kalau black campaign itu kan fitnah, menebar kebohongan, sudah tak benar tentunya," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
6 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved