Pilgub DKI Putaran Kedua, PKB Akan Segera Putuskan Arah Dukungan
Minggu, 26 Maret 2017 - 18:33 WIB
Pilgub DKI Putaran Kedua, PKB Akan Segera Putuskan Arah Dukungan
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta, Hasbiallah Ilyas mengaku segera memutuskan ke pasangan calon mana partainya akan memberikan dukungan.
Namun, sambung Hasbi, keputusan untuk mengusung calon Gubernur DKI harus melalui rapat dengan seluruh lapisan di bawah seperti DPC dan PAC PKB.
"DPW belum rapat. Nanti DPW akan memutuskan ini. Pasti kita akan tentukan, tapi kita menunggu dulu. Karena kawan-kawan dari DPW masih ada di luar kota," kata Hasbi di acara Sekolah Kepemimpinan Gus Dur, di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017).
Sementara itu, diakui Hasbi, bukan suatu masalah bagi PKB belum menentukan Calon Gubernur DKI Jakarta dalam waktu yang hampir mendekati putaran kedua.
Yang terpenting, sambungnya, untuk memutuskan dukungan pada pasangan calon di putaran kedua harus disepakati dari tataran bawahnya. Sehingga, menghasilkan keputusan suara bulat untuk PKB dalam sikap di Pilgub DKI.
"Intinya kita menampung aspirasi dari bawah. Ya kita masih sosialisasi. Intinya kalau di bawah sudah bulat ya oke," tandasnya.
Namun, sambung Hasbi, keputusan untuk mengusung calon Gubernur DKI harus melalui rapat dengan seluruh lapisan di bawah seperti DPC dan PAC PKB.
"DPW belum rapat. Nanti DPW akan memutuskan ini. Pasti kita akan tentukan, tapi kita menunggu dulu. Karena kawan-kawan dari DPW masih ada di luar kota," kata Hasbi di acara Sekolah Kepemimpinan Gus Dur, di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017).
Sementara itu, diakui Hasbi, bukan suatu masalah bagi PKB belum menentukan Calon Gubernur DKI Jakarta dalam waktu yang hampir mendekati putaran kedua.
Yang terpenting, sambungnya, untuk memutuskan dukungan pada pasangan calon di putaran kedua harus disepakati dari tataran bawahnya. Sehingga, menghasilkan keputusan suara bulat untuk PKB dalam sikap di Pilgub DKI.
"Intinya kita menampung aspirasi dari bawah. Ya kita masih sosialisasi. Intinya kalau di bawah sudah bulat ya oke," tandasnya.
(ysw)