Redam Konflik, Bogor Terbitkan Perbup dan Perwali Angkutan Online

Kamis, 23 Maret 2017 - 21:40 WIB
Redam Konflik, Bogor...
Redam Konflik, Bogor Terbitkan Perbup dan Perwali Angkutan Online
A A A
BOGOR - Guna mencegah terjadinya konflik horisontal yang berkepanjangan antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan ojek berbasis aplikasi daring (online), dua pemerintah daerah Bogor Kota/Kabupaten Bogor segera menerbitkan aturan terkait angkutan online secara khusus.

Penegasan tersebut tertuang dalam hasil pertemuan dua kepala daerah Bupati Bogor Nurhayanti dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang disaksikan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota/Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati, Komplek Pemkab Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/03).

"Masing-masing sudah sepakat, sebelum pertemuan ini pun, pihak-pihak yang berkonflik (angkot dan ojek online) sudah membuat kesepakatan damai. Kita Akan menjaga kondusifitas di masing-masing daerah sangat dipahami juga oleh para pengemudi angkot dan online juga. Tinggal kita berbagi tugas saja, bagaimana mengawal kesepakatan ini, bisa betul-betul terjaga," jelas Bupati Bogor Nurhayanti usai melakukan pertemuan khusus membahas kerusuhan transportasi umum yang terjadi di Bogor, Kamis (23/03).

Lebih Lanjut dia mengungkapkan, dalam pertemuan yang disaksikan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat itu juga terungkap segera dilakukan upaya-upaya konkrit dalam meredam konflik.

"Tadi juga kita selaku pemerintah daerah sepakat segera merespon perubahan atau revisi Peraturan Mentari Perhubungan (Permenhub) No 23/2016 tentang Transportasi Angkutan Umum, khususnya online itu sendiri, dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Wali Kota (Perwali)," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan segera membahas secara konkrit lagi terkait permasalahan transportasi berbasis aplikasi ini, dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (24/03) di Balaikota Bogor.

"Semoga ini adalah langkah konkrit, sebagai bentuk saya sebagai Bupati dan Wali Kota Bogor agar kondisi dua wilayah ini kembali stabil setelah diwarnai bentrok, insyallahlah saya siap bertanggungjawab, tidak ada yang dirugikan dan tidak ada yang dilarang," tukasnya.
(pur)
Berita Terkait
Ojek Online dan Sopir...
Ojek Online dan Sopir Angkot Bentrok di Depan Balai Kota Sukabumi, Ini Pemicunya
Ojol dan Sopir Angkot...
Ojol dan Sopir Angkot di Kota Bogor Dapat Bansos BBM Rp1,4 Miliar
Suka Duka Hidup di Dunia...
Suka Duka Hidup di Dunia Ojol, Diajak Kenalan hingga Orderan Fiktif
Relawan Kowarteg Indonesia...
Relawan Kowarteg Indonesia Berbagi Makanan ke Sopir dan Ojek
10 Istilah Dunia Ojek...
10 Istilah Dunia Ojek Online, Nomor 8 Paling Ditakuti Driver Ojol
Simak! 3 Tarif Ojek...
Simak! 3 Tarif Ojek Online di Beberapa Daerah, Nomor 2 Paling Mahal
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
49 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved