Ini Cerita Dibalik Munculnya Parade Ogoh-Ogoh

Kamis, 23 Maret 2017 - 16:54 WIB
Ini Cerita Dibalik Munculnya...
Ini Cerita Dibalik Munculnya Parade Ogoh-Ogoh
A A A
DENPASAR - Ogoh-ogoh hanya ada di Indonesia, terlebih lagi sangat kental dengan budaya Bali. Ogoh-ogoh ini biasanya akan diarak keliling kota dan diadu pada perayaan Nyepi. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, bahwa adanya ogoh-ogoh sudah ada sejak zaman Bali kuno.

Pihaknya menegaskan, bahwa ogoh-ogoh tersebut dari dulu selalu ada setiap upacara sejak abad ke-7.

Menurutnya, ogoh-ogoh pada zaman dulu hanya dipajang di pura atau tempat upacara keagamaan, tidak seperti sekarang ini yang sudah diarak keliling kota. Tidak hanya itu saja, bahkan ogoh-ogoh saat ini juga dilombakan.

Menurutnya, ogoh-ogoh ini mulai diarak keliling kota para tahun 1960-an. Dan Kota Denpasar adalah kota yang mengawali parade ogoh-ogoh secara besar-besaran. Kemudian disusul oleh Kabupaten lainnya seperti Gianyar, Badung, Tabanan, Buleleng, Karangasem, Bangli, Klungkung dan Jembrana.

"Ogoh-ogoh sekarang ini sudah mengikuti perkembangan zaman. Banyak anak-anak yang daya kreatifitasnya tinggi sehingga ogoh-ogoh ini dimofiikasi dan ukurannya cukup besar tidak seperti yang dulu," ungkapnya di Denpasar, Kamis (23/3/2017).

Lanjutnya, meski sudah dimodifikasi, subtansi ogoh-ogoh tetap tidak ada berubah. Boneka raksasa itu tetaplah sebagai manifestasi dari Bhutakala.

"Subtansi ogoh-ogoh dari dulu sampai sekarang tetap sama, yakni manifestasi dari Bhutakala. Ogoh-ogoh dalam perwujudan yang lebih tinggi itu disebut pretima," ungkapnya. Pihaknya mengimbau kepada pemuda-pemudi untuk mengarak ogoh-ogoh dengan musik tradisional Bali.

"Ya seperti yang sebelumnya sudah kami imbau kalau mengarak ogoh-ogoh sebaiknya memakai musik khas Bali," paparnya.

Seperti diketahui biasanya ogoh-ogoh ini dibuat dari steorofom, bambu, koran bekas, dan barang-barang lainnya.
(sms)
Berita Terkait
Berikut 4 Hal yang Dilarang...
Berikut 4 Hal yang Dilarang Dilakukan Umat Hindu saat Nyepi
Link Twibbon Ucapan...
Link Twibbon Ucapan Hari Raya Nyepi Pilihan Beserta Ucapannya!
Jelang Hari Raya Nyepi,...
Jelang Hari Raya Nyepi, Warga Bali Serbu Pusat Perbelajaan
Sambut Hari Raya Nyepi,...
Sambut Hari Raya Nyepi, Program Kurasi Budaya Digelar
Tawur Agung Jelang Nyepi,...
Tawur Agung Jelang Nyepi, Seimbangkan Alam Semesta
26 Ucapan Hari Raya...
26 Ucapan Hari Raya Nyepi 2025: Makna, Tradisi, dan Inspirasi dalam Berbagai Bahasa
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
2 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
2 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
3 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
4 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved