Kesaksian Ahli Bahasa dari Kubu Ahok dalam Sidang Penistaan Agama

Selasa, 21 Maret 2017 - 11:36 WIB
Kesaksian Ahli Bahasa...
Kesaksian Ahli Bahasa dari Kubu Ahok dalam Sidang Penistaan Agama
A A A
JAKARTA - Saksi ahli bahasa dari Universitas Indonesia Rahayu Sutiarti menilai pidato Ahok di Kepulauan Seribu tak menyebutkan Alquran sebagai sumber kebohongan.

Hal ini disampaikan Rahayu saat memberikan kesasksian untuk meringankan dalam sidang ke-15 kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok di Gedung Kementan. Rahayu Surtiati menilai, Surat Al Maidah ayat 51 bukanlah sebuah kebohongan. Namun, siapa saja bisa menggunakan hal apapun untuk membohongi orang lain.

"Saya bukan ahli agama Islam, tapi menurut saya Surat Al Maidah 51, sebuah surat dalam Alquran, bukan merupakan kebohongan. Tetapi, orang bisa pakai apa saja untuk membohongi," ujarnya di persidangan Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Pandangan itu diungkapkan Rahayu usai menjelaskan penggalan ucapan terdakwa Ahok dalam pidatonya yang berbunyi jangan mau dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51, macam-macam itu. Dari pidato tersebut, Rahayu mengartikan, Ahok mengungkapkan ada orang yang menggunakan Al Maidah ayat 51 untuk membohongi.

Rahayu tak sepakat jika Al Maidah dijadikan sumber kebohongan dalam pidato Ahok."Karena ada kata pakai dijadikan alat untuk membohongi. Seandainya pembicara menggunakan kata merujuk, berarti Al Maidah sumber. Tapi dia tak menggunakan kata tersebut," tutur Guru Besar UI tersebut.

Adapun maksud Ahok dalam kata dibohongi pakai itu merujuk pada orang-orang yang sengaja menggunakan Al Maidah karena merujuk pada pengalaman sebelumnya. "Karena pada pengalaman sebelumnya, di Buku Merubah Indonesia, terdakwa sudah cerita ada orang-orang yang menggunakan ayat tersebut untuk maksud tertentu," jelasnya.

Rahayu sebagai saksi ahli yang di BAP oleh polisi meneliti ucapan Ahok melalui video kunjungan kerja Ahok ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, dengan durasi satu jam 40 menit lebih. Dia menilai ucapan Ahok dalam video tersebut menggunakan bahasa Indonesia dengan dialek Betawi.

Sehingga, ada subjek atau objek yang tidak disebutkan dalam ucapannya yang disampaikan secara lisan. Rahayu menambahkan, ucapan Ahok soal jangan mau dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51 berangkat dari pengalaman pribadi Ahok. Hal itu dilihat dari permulaan kalimat Ahok yang diucapkan denga kata, saya mau cerita.
(whb)
Berita Terkait
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Hari Ini Ahok Jadi Saksi...
Hari Ini Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Dugaan Korupsi LNG
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
48 menit yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
50 menit yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
50 menit yang lalu
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
1 jam yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
2 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved