Tim Hukum Curiga Ada Kekuatan Tekan Aparat Hukum Cari Kesalahan Anies-Sandi

Jum'at, 17 Maret 2017 - 21:51 WIB
Tim Hukum Curiga Ada...
Tim Hukum Curiga Ada Kekuatan Tekan Aparat Hukum Cari Kesalahan Anies-Sandi
A A A
JAKARTA - Tim kuasa hukum Anies-Sandi menduga ada kekuatan besar yang meminta aparat hukum mencari kesalahan pasangan cagub-cawagub DKI nomor urut tiga tersebut.

Ketua Tim Kuasa Hukum Anies-Sandi, Yupen Hadi mengatakan, pada masa kampanye ini pasangan Anies-Sandi berulang kali harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Tadi pagi, Cawagub Sandiaga Uno
telah diperiksa sebagai saksi atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Dini Indrawati terhadap perempuan berinisial E. Kasus ini sebenarnya tidak melibatkan Sandiaga Uno.

Menurutnya, dalam surat pelaporan yang telah dilaporkan sejak Novembe 2013 itu, Sandi tertulis hanya sebagai saksi. Namun, opini yang berkembang seolah-olah Sandi menjadi terlapor.

Kasus ini bukan pertama kalinya yang muncul pada masa kampanye putaran kedua ini menyerang pasangan Anies-Sandi. Contoh lain yakni, Anies Baswedan dilaporkan ke KPK dalam kegiatan Book Fair di Frankfrut. Faktanya, penyelenggara utama Book Fair telah membantahnya, audit BPK juga tidak menemukan kejanggalan.

"Kami curiga ada kekuatan yang sengaja meminta penegak hukum mencari kesalahan Anies-Sandi," kata Yupen Hadi di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cixurug, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

Yupen menuturkan, tim ataupun paslon akan mengikuti semua proses hukum yang sudah ataupun akan datang menimpa pribadi Anies-Sandi. Tim dan paslon akan tetap fokus menyampaikan program serta gagasan Anies-Sandi serta mengawasi kecurangan-kecurangan yang bisa menjatuhkan pasangan yang diusung PKS dan Gerindra tersebut.

"Kami berharap semua yang berkepentingan terhadap Pilgub DKI 2017 bersama-sama mewujudkan pilkada yang adil, jujur dan bersih," ungkapnya.

Sementara itu Sandiaga Uno mengatakan, polisi sudah bertindak profesional, serta sangat siaga dan teliti menghadapi berbagai laporan yang ada di media sosial. Sebab, lanjut dia, dengan banyaknya tekanan, kepolisian telah menjadi contoh penanganan masalah hukum yang cepat.

Sehingga tidak ada lagi keragu-raguan terhadap calon pemimpin daerah yang mungkin diterpa isu terpolitisasi, baik sengaja maupun tidak sengaja. "Mudah-mudahan dengan adanya keterangan saya ini bisa segera ditindaklanjuti dan difinalkan," ujar Sandi di Mapolsek Tanah Abang, tadi pagi.
(whb)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
36 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
46 menit yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
51 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved