TPST Bantar Gebang Perlu Direstorasi

Rabu, 15 Maret 2017 - 21:55 WIB
TPST Bantar Gebang Perlu...
TPST Bantar Gebang Perlu Direstorasi
A A A
JAKARTA - Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi dinilai sudah kronis. Kondisi tumpukan sampah perlu direstorasi.

Sekjen Koalisi Perkotaan Jakarta Ubaidillah mengatakan, saat ini Ibu Kota sudah darurat soal persampahan. Pola penanganan sampah dengan cara lama, yakni kumpul-angkut buang dan berakhir di TPST Bantar Gebang dengan menumpuk secara terbuka sudah harus ditinggalkan dan sudah saatnya menggunakan teknologi tinggi ramah lingkungan.

Menurut Ubaidillah, menggunakan teknologi pemusnah sampah dan mengubahnya menjadi energi adalah solusi tepat dan terbaik bagi kota Jakarta yang masuk dalam kategori darurat sampah. "TPST Bantar Gebang perlu restorasi dan redesain, sebab daya tampung serta daya dukung lingkungan sudah kronis. Gunungan sampah di sana harus dimusnahkan," kata Ubaidillah melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (15/3/2017).

Wakil Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim mengungkapkan, Pemprov DKI sebenarnya sudah jauh hari merencanakan pengelolaan sampah menggunakan teknologi. Bahkan, pengelolaan sampah dengan teknologi bukan hanya dilakukan di TPST Bantar Gebang, juga dilakukan di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami sedang membangun Intermediate Treatment Facility (ITF) untuk pengelolaan sampah di Sunter. Sempat terjadi kendala dalam rencana pembangunan. Namun setelah melalui sosialisasi secara terus-menerus, pembangunan ITF berkapasitas 2.000 ton sampah/hari. Insya Allah dapat direalisasi tahun ini,” ujarnya.

Ali menuturkan, volume sampah yang berkisar 7.000 m3/hari itu tentunya tidak bisa hanya mengandalkan kondisi TPST Bantar Gebang yang saat ini sudah semakin padat. Untuk itu, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup terus berupaya menekan timbulnya sampah melalui pemberdayaan sampah.

"Kami terus menggalakkan bank sampah, sosialisasi pemilahan sampah, memberdayakan sampah menjadi barang produktif, dan sebagainya,” ujarnya‎
(whb)
Berita Terkait
Fasilitas Pengolahan...
Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Rorotan Beroperasi Akhir 2024
Lebaran, Volume Sampah...
Lebaran, Volume Sampah Warga Jakarta Menurun
Imbas Aksi May Day 2023,...
Imbas Aksi May Day 2023, Pemprov DKI Jakarta Angkut 30 Ton Sampah
Pemprov DKI Bakal Kerahkan...
Pemprov DKI Bakal Kerahkan Drone untuk OTT Pembuang Sampah di Bantaran Kali
Inilah Ragam Teknologi...
Inilah Ragam Teknologi Pengolahan Sampah untuk Perkuat ITF Sarana Jaya
PLN EPI-Pemprov DKI...
PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
43 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
10 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
10 jam yang lalu
Infografis
Hati-hati! Ini 10 Tanda...
Hati-hati! Ini 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved