Dipecat dari PPP, Lulung Sebut Alasan Djan Faridz Tak Jelas

Selasa, 14 Maret 2017 - 14:57 WIB
Dipecat dari PPP, Lulung...
Dipecat dari PPP, Lulung Sebut Alasan Djan Faridz Tak Jelas
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PPP Abraham 'Lulung' Lunggana mengatakan, alasan pemecatan dirinya oleh Ketua DPP PPP Djan Faridz tidak jelas. Bahkan, hingga saat ini Lulung belum menerima surat pemecatan dirinya secara resmi.

"Yang sudah disampaikan Pak Djan Faridz selaku ketua umum memang tidak jelas, tentangnya tidak disampaikan," kata Lulung di lantai 4 ruang Fraksi PPP di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).

Lulung mengatakan, Djan menyebut ia diberhentikan karena tidak menjalankan perintah DPP PPP. Seharusnya ketidakpatuhan yang dimaksud lebih diperjelas.

"Tidak patuhnya tidak dijelaskan. Saya tambahkan sebab apa, karena tidak ada itu kemarin. Hanya tidak patuh menjalankan perintah DPP. Perintahnya apa tidak jelas. Perintahnya adalah bahwa saya diberhentikan karena tidak patuh menjalankan perintah DPP tentang saya dianggap tidak mendukung kebijakan DPP tentang mendukung paslon nomor dua," jelas Ketua DPW PPP DKI Jakarta ini.

Menurut Lulung, dirinya selama ini menghormati pimpinan DPP PPP seperti Djan Faridz beserta jajarannya yang beda haluan dengan DPW PPP DKI Jakarta. Hal ini dibuktikannya ketika membiarkan Djan mendukung paslon nomor urut dua dan Lulung mendukung paslon nomor urut satu pada putaran pertama Pilgub DKI 2017.

"Saya sangat menghargai keputusan DPP saat itu DPP memutuskan dukung paslon nomor urut dua. Saya hargai tapi saya tidak mendukung. Karena itu saya mendukung paslon nomor urut satu dengan jargonnya bukan pakai partai," kata Lulung.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua DPP PPP Djan Faridz melalui pesan singkat membenarkan, kalau Lulung akan dipecat Lulung dari PPP. Djan mengatakan, Lulung melanggar anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD-ART) partai.

"(Pemecatan) berlaku mulai hari ini, pemecatan terkait dukungan ke Anies-Sandiaga," kata Djan, Senin 13 Maret 2017.
(mhd)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
3 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
5 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
6 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
6 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
8 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved