Hadiri Acara Ahok-Djarot, Sumarno Tengah Pikirkan Klarifikasi Resmi ke Publik
Jum'at, 10 Maret 2017 - 16:39 WIB
Hadiri Acara Ahok-Djarot, Sumarno Tengah Pikirkan Klarifikasi Resmi ke Publik
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno hingga kini masih memikirkan apakah pihaknya akan melakukan klarifikasi resmi kepada publik.
Hal ini terkait kedatangannya ke rapat timses Ahok-Djarot kemarin, Kamis 9 Maret 2017 sore. Kedatangan Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti menjadi pertanyaan publik DKI.
"Ya itu sedang difikirkan. Karena kan KPU DKI terutama saya sering banget digosipkan. Sedang digulirkan apakah mau diberitahu secara resmi," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).
Sumarno mengaku, dirinya tidak diberitakan akan adanya media terkait kedatanganya di Hotel Novotel kemarin. Namun, seusai pertemuan dengan pihak Ahok-Djarot dan tim suksesnya, ternyata banyak media yang sudah menunggu di depan ruang pertemuan. Bahkan, raut muka Sumarno terlihat kaget dengan banyaknya media yang melakukan peliputan di lokasi tersebut.
"Banyak media. Walaupun media bilang kenapa enggak bisa masuk. Karena itu kan rapat internal. Ada juga yang beritakan bahwa saya terkaget-kaget seolah ngumpet. Padahal biasa saja," kata Sumarno.
Hal ini terkait kedatangannya ke rapat timses Ahok-Djarot kemarin, Kamis 9 Maret 2017 sore. Kedatangan Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti menjadi pertanyaan publik DKI.
"Ya itu sedang difikirkan. Karena kan KPU DKI terutama saya sering banget digosipkan. Sedang digulirkan apakah mau diberitahu secara resmi," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).
Sumarno mengaku, dirinya tidak diberitakan akan adanya media terkait kedatanganya di Hotel Novotel kemarin. Namun, seusai pertemuan dengan pihak Ahok-Djarot dan tim suksesnya, ternyata banyak media yang sudah menunggu di depan ruang pertemuan. Bahkan, raut muka Sumarno terlihat kaget dengan banyaknya media yang melakukan peliputan di lokasi tersebut.
"Banyak media. Walaupun media bilang kenapa enggak bisa masuk. Karena itu kan rapat internal. Ada juga yang beritakan bahwa saya terkaget-kaget seolah ngumpet. Padahal biasa saja," kata Sumarno.
(pur)