Plt Gubernur DKI Minta Tiga Instansi Cek Gorong-gorong di Ibu Kota
Selasa, 07 Maret 2017 - 20:41 WIB
Plt Gubernur DKI Minta Tiga Instansi Cek Gorong-gorong di Ibu Kota
A
A
A
JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air, Dinas Kebersihan dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta diinstruksikan mengecek seluruh gorong-gorong di Ibu Kota untuk menyisir kabel-kabel yang sengaja dibuang di gorong-gorong tersebut.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, telah memerintahkan tiga dinas terkait untuk mengecek seluruh gorong-gorong. Apabila banyak ditemukan kabel di tempat yang berbeda dipastikan ada unsur sabotase.
Menurut Sumarsono, untuk menyimpulkan kembalinya ditemukan kabel pada gorong-gorong itu tentunya harus ditelusuri gorong-gorong lainnya. Gorong-gorong di Jakarta yang jumlahnya ribuan tidak mungkin dapat dijenguk semua.
Oleh karena itu Sumarsono meminta agar pengecekan dilakukan ketika hujan datang dan genangan lama surut. "Teorinya ada, kalau yang lain sudah surut, harusnya genangan di tempat lain cepat mengalir. Kalau tidak berarti ada yang salah. Nah, kalau banyak ditemukan di tempat lain berarti ada unsur sabotase. Namanya situasi jelang Pilkada apa saja bisa dilakukan," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Sumarsono menjelaskan, saat ini Dinas Sumber Daya Air baru menemukan satu titik saluran yang tersumbat gorong-gorong, yakni di Jalan Gatot Subroto. Menurutnya, apabila ada unsur kesengajaan, pihak kepolisian seharusnya dapat bertindak.
Dia berjanji akan menjadikan isu ini sebagai fokus utama menjadi Plt dalam satu setengah bulan ke depan. "Saya belum lihat di lapangan. Bisa saja orang iseng kan daripada buang ke Bantar Gebang jauh," ujarnya.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, telah memerintahkan tiga dinas terkait untuk mengecek seluruh gorong-gorong. Apabila banyak ditemukan kabel di tempat yang berbeda dipastikan ada unsur sabotase.
Menurut Sumarsono, untuk menyimpulkan kembalinya ditemukan kabel pada gorong-gorong itu tentunya harus ditelusuri gorong-gorong lainnya. Gorong-gorong di Jakarta yang jumlahnya ribuan tidak mungkin dapat dijenguk semua.
Oleh karena itu Sumarsono meminta agar pengecekan dilakukan ketika hujan datang dan genangan lama surut. "Teorinya ada, kalau yang lain sudah surut, harusnya genangan di tempat lain cepat mengalir. Kalau tidak berarti ada yang salah. Nah, kalau banyak ditemukan di tempat lain berarti ada unsur sabotase. Namanya situasi jelang Pilkada apa saja bisa dilakukan," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/3/2017).
Sumarsono menjelaskan, saat ini Dinas Sumber Daya Air baru menemukan satu titik saluran yang tersumbat gorong-gorong, yakni di Jalan Gatot Subroto. Menurutnya, apabila ada unsur kesengajaan, pihak kepolisian seharusnya dapat bertindak.
Dia berjanji akan menjadikan isu ini sebagai fokus utama menjadi Plt dalam satu setengah bulan ke depan. "Saya belum lihat di lapangan. Bisa saja orang iseng kan daripada buang ke Bantar Gebang jauh," ujarnya.
(whb)