Hendak Berangkat Sekolah, Siswi SMK Digilir Dalam Mobil

Selasa, 07 Maret 2017 - 19:22 WIB
Hendak Berangkat Sekolah,...
Hendak Berangkat Sekolah, Siswi SMK Digilir Dalam Mobil
A A A
PALEMBANG - Masa depan MW, gadis manis yang baru berusia 14 tahun ini terancam suram. Karena, MW diduga sudah menjadi korban pemerkosaan dua orang yang tak dikenalnya (OTD), Selasa (7/3/2016).

Terungkapnya nasib nahas yang dialami MW, setelah korban didampingi AS (38) ayah kandungnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang.

Dimana kejadian yang menimpa MW berlangsung saat dirinya hendak berangkat ke salah satu SMK tempat dirinya mengenyam pendidikan sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat sedang menuju sekolah dengan berjalan kaki di Kecamatan Ilir Timur 1, korban dihampiri sebuah Daihatsu Terios warna silver. Saat itu, sang pengemudi mobil berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.

Rupanya, ketika sedang berbincang dengan pengemudi mobil, salah seorang pelaku lain langsung membekapnya dari belakang hingga korban tak sadarkan diri.

"Ada dua orang. Awalnya yang satu pura-pura tanya alamat, dan temannya dari belakang membekap saya pakai sapu tangan, setelah itu saya tidak sadar," tutur korban yang masih trauma saat melapor.

Korban mengaku, dirinya baru sadarkan diri setelah tiga jam berselang. Saat sadar pun korban masih berada di dalam mobil yang saat itu dalam keadaan berhenti.

"Saat sadar, salah satu pelaku sedang menelepon. Saya duduk di jok belakang sendirian. Saya buka pintunya dan langsung kabur naik angkot," jelasnya.

Aksi dugaan pemerkosaan itu sendiri baru disadari korban setelah dirinya tiba di rumahnya. Saat itu korban melihat pakaian dalam yang dikenakannya sudah terlepas.

"Pakaian dalam sudah tidak ada dan rok saya sobek. Saya baru tahu setelah di rumah," ujarnya. Kejanggalan itupun diceritakan korban kepada orangtuanya yang akhirnya langsung dilaporkan ke polisi. "Kami berharap pelaku itu dapat ditangkap. Mereka sudah merusak masa depan anak saya," harap AS, ayah korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan dengan adanya laporan korban dugaan pemerkosaan. Laporan tersebut diterima dengan tanda bukti nomor LPB/529/III/2017/SPKT."Masih kita dalami dan meminta keterangan korban. Sementara ini kita arahkan korban untuk visum," tandasnya.
(sms)
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
21 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved