Program Anies-Sandi Soal Keselamatan Pelajar Ditiru Pemprov DKI
Senin, 06 Maret 2017 - 02:01 WIB
Program Anies-Sandi Soal Keselamatan Pelajar Ditiru Pemprov DKI
A
A
A
JAKARTA - Program Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno yang memastikan pelajar sekolah belajar berangkat sekolah dan balik kerumah dengan selamat ditiru Pemprov DKI.
Hal ini terungkap ketika orang nomer satu di jajaran pemerintahan DKI Jakarta ini meresmikan Polwan hadir di bus sekolah di kawasan Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (6/3/2017) sore.
"Ini bagian dari lima tertib kami, diantaranya tertib membuang sampah, tertib sekolah," tutur Ahok di rusunawa Pesakih saat memberikan sambutannya.
Sebelumnya, saat kampanye di putaran pertama lalu, Anies memastikan saat dirinya menjadi gubernur nanti akan membuat program nyaman untuk anak sekolah. Anak sekolah, kata Anies, nantinya akan dipastikan menuju sekolah dan pulang dengan selamat. Termasuk melakukan program tertib berlalu lintas.
Anies menyampaikan dirinya akan mengajak jajaran polisi lalu lintas untuk memberikan pemahaman tentang berlalu lintas. Program itupun akan dilakukan tak hanya di sekolah, melainkan di beberapa titik, seperti bus sekolah nantinya.
Meski demikian, Ahok sendiri enggan mengomentari pihaknya disebut mencuri program Anies. Usai melakukan peresmian, ia langsung balik menuju Balai Kota untuk melakukan sertijab memasuki cuti masa kampanye di Pilgub putaran dua.
Dalam sambutannya kepada warga, Ahok mengatakan nantinya setiap bus sekolah akan diisi dengan Polwan. Belum tau jelas fungsi polwan itu sendiri. Namun menilik dari keberadaannya, Polwan sendiri dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pelajar. "Polwannya cantik-cantik kok," katanya.
Sementara itu Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ermayudi Sumarsono mengatakan mengenai soal keberadaan polwan akan memberikan rasa aman bagi pelajar. Sebab, di dalam Bus Sekolah, polwan sendiri akan memberikan edukasi tentang berlalu lintas.
"Jadi nanti di dalam bus ada interaksi. Tidak hanya masalah lalu lintas, tapi masalah lainnya. Seperti konseling saja," tuturnya.
Untuk memaksimalkan kinerja. Dirlantas sendiri akan menambah jajaran polwan dari satuan wilayah masing masing, sehingga ia berkeyakinan, nantinya semua bus sekolah di Jakarta akan di isi polwan.
Meski begitu, Ermayudi mengatakan keberadaan polwan di bus sekolah bersifat sementara. Seiring waktu berjalanan, nantinya polwan itu akan ditarik pihaknya dan digantikan monitor televisi untuk memberikan edukasi.
Langkah ini diambil mengingat anggota lantas yang ada cukup kurang. Terlebih selama ini kondisi jalanan juga masih kurang personil. "Kita pasti evaluasi. Nah nanti evaluasi itu kita pelajari," katanya.
Bersamaan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andryansyah mengatakan ini merupakan kerja sama yang baik. Sebab itu, bila nantinya dalam evaluasi terungkap ada sistem berjalan baik, kuat kemungkinan akan dilakukan. "Jadi kalo memang baik, kita akan rekrut orang untuk menggantikan polwan," tuturnya.
Di rusunawa pesakih sendiri, kata Andriyansah terdapat delapan bus hilir mudik pergi menuju setiap wilayah dari pagi - sore hari. Selama itu, ia memprediksi ada sekitar 250 - 300 pelajar menggunakan bus ini. "Intinya kami akan mengedukasi tertib berlalu lintas," katanya.
Hal ini terungkap ketika orang nomer satu di jajaran pemerintahan DKI Jakarta ini meresmikan Polwan hadir di bus sekolah di kawasan Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (6/3/2017) sore.
"Ini bagian dari lima tertib kami, diantaranya tertib membuang sampah, tertib sekolah," tutur Ahok di rusunawa Pesakih saat memberikan sambutannya.
Sebelumnya, saat kampanye di putaran pertama lalu, Anies memastikan saat dirinya menjadi gubernur nanti akan membuat program nyaman untuk anak sekolah. Anak sekolah, kata Anies, nantinya akan dipastikan menuju sekolah dan pulang dengan selamat. Termasuk melakukan program tertib berlalu lintas.
Anies menyampaikan dirinya akan mengajak jajaran polisi lalu lintas untuk memberikan pemahaman tentang berlalu lintas. Program itupun akan dilakukan tak hanya di sekolah, melainkan di beberapa titik, seperti bus sekolah nantinya.
Meski demikian, Ahok sendiri enggan mengomentari pihaknya disebut mencuri program Anies. Usai melakukan peresmian, ia langsung balik menuju Balai Kota untuk melakukan sertijab memasuki cuti masa kampanye di Pilgub putaran dua.
Dalam sambutannya kepada warga, Ahok mengatakan nantinya setiap bus sekolah akan diisi dengan Polwan. Belum tau jelas fungsi polwan itu sendiri. Namun menilik dari keberadaannya, Polwan sendiri dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pelajar. "Polwannya cantik-cantik kok," katanya.
Sementara itu Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ermayudi Sumarsono mengatakan mengenai soal keberadaan polwan akan memberikan rasa aman bagi pelajar. Sebab, di dalam Bus Sekolah, polwan sendiri akan memberikan edukasi tentang berlalu lintas.
"Jadi nanti di dalam bus ada interaksi. Tidak hanya masalah lalu lintas, tapi masalah lainnya. Seperti konseling saja," tuturnya.
Untuk memaksimalkan kinerja. Dirlantas sendiri akan menambah jajaran polwan dari satuan wilayah masing masing, sehingga ia berkeyakinan, nantinya semua bus sekolah di Jakarta akan di isi polwan.
Meski begitu, Ermayudi mengatakan keberadaan polwan di bus sekolah bersifat sementara. Seiring waktu berjalanan, nantinya polwan itu akan ditarik pihaknya dan digantikan monitor televisi untuk memberikan edukasi.
Langkah ini diambil mengingat anggota lantas yang ada cukup kurang. Terlebih selama ini kondisi jalanan juga masih kurang personil. "Kita pasti evaluasi. Nah nanti evaluasi itu kita pelajari," katanya.
Bersamaan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andryansyah mengatakan ini merupakan kerja sama yang baik. Sebab itu, bila nantinya dalam evaluasi terungkap ada sistem berjalan baik, kuat kemungkinan akan dilakukan. "Jadi kalo memang baik, kita akan rekrut orang untuk menggantikan polwan," tuturnya.
Di rusunawa pesakih sendiri, kata Andriyansah terdapat delapan bus hilir mudik pergi menuju setiap wilayah dari pagi - sore hari. Selama itu, ia memprediksi ada sekitar 250 - 300 pelajar menggunakan bus ini. "Intinya kami akan mengedukasi tertib berlalu lintas," katanya.
(ysw)