Putaran Dua Pilgub DKI, KPU Perbaiki Dua Hal Ini
Senin, 06 Maret 2017 - 01:18 WIB
Putaran Dua Pilgub DKI, KPU Perbaiki Dua Hal Ini
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno mengaku ada evaluasi yang dirinci oleh pihaknya pada putaran pertama supaya tidak terulang di putaran kedua.
Evaluasi pertama terkait sumber daya manusia (SDM) yang bekerja untuk putaran kedua nanti. Menurut Sumarno, harus ada peningkatan kapasitas dan netralitas.
"Jadi, mereka yang kemarin ditemukan di lapangan TPS-TPS yang bermasalah karena kelalaian petugas, kami tidak akan tugaskan kembali untuk putaran kedua. Tapi bagi mereka yang tingkat pemahaman yang perlu ditingkatkan, kita akan melakukan bimbingan teknis dengan metode lebih sederhana, lebih simpel, sehingga mereka memahami," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (5/3/2017).
Sumarno mengatakan, hal kedua yang dievaluasi terkait dengan daftar pemilih. Meski KPU DKI sudah memaksimalkan data pemilih lewat sosialisasi tetapi ternyata masih ada warga DKI yang belum terdaftar sebagai pemilih.
"Oleh karena itu, di putaran kedua ini kita akan melakukan maksimal pendataan, penyempurnaan data pemilih, baik data pemilih yang sudah dimiliki KPU. Kan ada DPT putaran pertama, ditambah DPTb yaitu pemilih tambahan yang tidak tercantum dalam DPT, kemudian nanti pemilih yang pada hari pemungutan suara berusia 17 tahun atau para pemilih pemula, ditambah warga DKI yang memenuhi syarat tetapi kemarin tidak terdaftar di DPT dan tidak hadir di TPS," jelas Sumarno.
Evaluasi pertama terkait sumber daya manusia (SDM) yang bekerja untuk putaran kedua nanti. Menurut Sumarno, harus ada peningkatan kapasitas dan netralitas.
"Jadi, mereka yang kemarin ditemukan di lapangan TPS-TPS yang bermasalah karena kelalaian petugas, kami tidak akan tugaskan kembali untuk putaran kedua. Tapi bagi mereka yang tingkat pemahaman yang perlu ditingkatkan, kita akan melakukan bimbingan teknis dengan metode lebih sederhana, lebih simpel, sehingga mereka memahami," kata Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (5/3/2017).
Sumarno mengatakan, hal kedua yang dievaluasi terkait dengan daftar pemilih. Meski KPU DKI sudah memaksimalkan data pemilih lewat sosialisasi tetapi ternyata masih ada warga DKI yang belum terdaftar sebagai pemilih.
"Oleh karena itu, di putaran kedua ini kita akan melakukan maksimal pendataan, penyempurnaan data pemilih, baik data pemilih yang sudah dimiliki KPU. Kan ada DPT putaran pertama, ditambah DPTb yaitu pemilih tambahan yang tidak tercantum dalam DPT, kemudian nanti pemilih yang pada hari pemungutan suara berusia 17 tahun atau para pemilih pemula, ditambah warga DKI yang memenuhi syarat tetapi kemarin tidak terdaftar di DPT dan tidak hadir di TPS," jelas Sumarno.
(zik)