Terlibat Pencurian, Belasan Oknum Satpol PP Ditangkap Polisi

Jum'at, 03 Maret 2017 - 14:43 WIB
Terlibat Pencurian,...
Terlibat Pencurian, Belasan Oknum Satpol PP Ditangkap Polisi
A A A
JAMBI - Belasan oknum honorer Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jambi dan dua oknum PNS diamanka polisi karena mencuri suku cadang bus milik Pemprov.

"Saat ini Polsek Telanaipura mengamankan 15 orang pelaku kasus pencurian onderdil mobil dinas milik Pemprov Jambi dan diantaranya ada 12 orang oknum honorer Sat Pol PP dan dua oknum PNS serta satu warga sipil yang terlibat kasus itu," Ungkap Kapolsek Telanaipura Kompol Ahmad Bastari Yusuf.

Kasus ini terungkap oleh kepolisian, setelah adanya laporan dari pihak Pemprov Jambi yang melaporkan ada kehilangan onderdil atau suku cadang kendaraan baru hibah dari pemerintah pusat jenis bus yang diparkirkan di halaman kantor Gubernur.

"Berdasarkan laporan itu, kemudian polisi melakukan penyelidikan dan hasilnya kami dapati 15 orang pelaku diantaranya oknum honorer Satpol PP dan seorang warga sipil yang bertugas mengambil onderdil dari mobil tersebut," kata Bastari.

Dari ke-15 orang pelaku itu, seorang diduga kuat sebagai otak pelaku atau pelaku utama yakni oknum PNS dilingkungan Pemprov Jambi berinisial J, sedangkan R warga sipil atau berprofesi montir yang bertugas mengambil atau melepas onderdil mobil bus itu yang beraksi pada malam hari.

"Sedangkan peran dari petugas honorer Satpol PP tersebut, adalah mereka mengetahui dan mendapatkan sejumlah uang hasil dari kejahatan tersebut," imbuh Bastari.

Pihak kepolisian kini masih menyelidiki kasus itu untuk mengungkap jaringannya dan ke-15 tersangka kini masih ditahan di Mapolsek Telanaipura.

Atas perbuatannya mereka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar yang mengetahui kejadian itu sangat menyesalkan adanya oknum Pol PP Provinsi Jambi yang dipercaya bertugas menjaga keamanan kantor, justru berbuat melanggar hukum dengan cara mencuri.

"Kalau tidak cukup gaji, kerja di swasta saja. Jangan jadi pegawai pemerintah. Saat ini, mereka sudah kita non aktifkan," tutur Fachrori.
(nag)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
16 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
20 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved