Soal Suket Palsu, Kubu Anies-Sandi Minta Bawaslu Tak Tutup Mata

Kamis, 02 Maret 2017 - 03:51 WIB
Soal Suket Palsu, Kubu...
Soal Suket Palsu, Kubu Anies-Sandi Minta Bawaslu Tak Tutup Mata
A A A
JAKARTA - Tim Pemenangan Anies-Sandi meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan penegak hukum untuk tidak menutup mata terkait dengan penyalahgunaan surat keputusan (suket).

Sebab penyalahgunaan suket tersebut sudah masuk dalam ranah pidana karena memalsukan dokumen kependudukan. Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi Yupen Hadi mengatakan, pihaknya sudah menemukan banyak bukti terkait penyalahgunaan suket.

Namun menurut Yupen Hadi, hingga saat ini, penanganannya masih jalan di tempat. "Sudah ada buktinya," tegas Yupen, Rabu (1/3/2017).

Dia menambahkan, hal itu terbukti setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Jakarta Timur, membuka kotak suara. Setelah diperiksa ternyata benar terdapat suket palsu yang digunakan untuk memilih.

"Ini sudah masuk ranah pidana. Karena itu, harus diproses hukum," lanjutnya.

Yupen meminta agar Bawaslu DKI dan sentra gakumdu jangan menutup mata. Sehingga terkesan membiarkan kasus yang sudah masuk dalam pidana pemilu tersebut. Sebab, jika tidak diproses maka tidak menutup kemungkinan putaran kedua kemungkinan akan terulang.

Apalagi lanjut dia, yang berhak mengeluarkan suket secara resmi hanyalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta.

"Tapi suket dikeluarkan lurah dan sekretaris lurah. Ini pemalsuan dokumen identitas dan melanggar Pasal 263 dan 264," tambahnya.

Yupen meminta agar pihak kelurahan agar diberikan edukasi terkait aturan untuk meneluarkan suket. Sehingga tidak ada lagi pelanggaran yang terjadi. Dia menyebut, sebenarnya tidak sulit menyelidiki temuan pelanggaran Pilkada terkait suket.

"Caranya mudah, panggil yang bikin suket dan panggil yang menerima. Dua-duanya pidana, Ini sah terbukti," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
5 menit yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
10 menit yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
27 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
5 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
Infografis
BPOM Minta Masyarakat...
BPOM Minta Masyarakat Waspada terhadap Ikan Makarel Kaleng Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved