Pemkot Depok Belum Beri Pendampingan Hukum ke PNS Tertangkap Pungli
Jum'at, 24 Februari 2017 - 22:07 WIB
Pemkot Depok Belum Beri Pendampingan Hukum ke PNS Tertangkap Pungli
A
A
A
DEPOK - Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Depok, Lienda Ratna Nurdiani mengaku telah mendatangi Polresta Depok pada Kamis (23/2) malam. Kedatangannya untuk mendampingi para PNS yang diduga melakukan pungutan liar dan ditangkap Tim Satgas Saber Pungli.
"Kewajiban kami dari bagian hukum ya mendampingi. Sekarang kami sudah mendapatkan keterangan resmi dari polisi dan benar ada PNS yang terkena OTT (operasi tangkap tangan)," kata Lienda, Jumat (24/2).
Ia mengaku bahwa status keempat PNS yang diciduk polisi masih diperiksa. Sampai saat ini kata dia belum ada kuasa hukum yang mendampingi.
"Masalah perkara itu kewenangan kepolisian. Sampai saat ini belum ada pengacara, karena masih diperiksa," ungkapnya. (Baca: Oknum Dishub Terkena OTT di Terminal Depok )
Tidak hanya mendampingi para PNS terduga pungli, kedatangan Lienda pun untuk mengumpulkan informasi seputar duduk perkara yang sedang menimpa aparatur sipil negara itu dan di laporkan kepada Wali Kota Depok.
"Kami konfirmasi dan koordinasi. Duduk perkaranya seperti apa. Sebagai bahan laporan ke pimpinan. Wali Kota nanti akan saya infokan," katanya.
"Kewajiban kami dari bagian hukum ya mendampingi. Sekarang kami sudah mendapatkan keterangan resmi dari polisi dan benar ada PNS yang terkena OTT (operasi tangkap tangan)," kata Lienda, Jumat (24/2).
Ia mengaku bahwa status keempat PNS yang diciduk polisi masih diperiksa. Sampai saat ini kata dia belum ada kuasa hukum yang mendampingi.
"Masalah perkara itu kewenangan kepolisian. Sampai saat ini belum ada pengacara, karena masih diperiksa," ungkapnya. (Baca: Oknum Dishub Terkena OTT di Terminal Depok )
Tidak hanya mendampingi para PNS terduga pungli, kedatangan Lienda pun untuk mengumpulkan informasi seputar duduk perkara yang sedang menimpa aparatur sipil negara itu dan di laporkan kepada Wali Kota Depok.
"Kami konfirmasi dan koordinasi. Duduk perkaranya seperti apa. Sebagai bahan laporan ke pimpinan. Wali Kota nanti akan saya infokan," katanya.
(ysw)