Tim Anies-Sandi Akan Curi Suara Pendukung Ahok-Djarot
Sabtu, 18 Februari 2017 - 18:45 WIB
Tim Anies-Sandi Akan Curi Suara Pendukung Ahok-Djarot
A
A
A
JAKARTA - Tim Pemenangan Anies-Sandi akan mencuri suara dari pendukung Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot pada putaran dua Pilgub DKI Jakarta mendatang. Ini dilakukan untuk memenangkan pasangan calon nomor urut tiga.
Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi Mardani Ali mengatakan, hasil Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pilgub DKI Jakarta yang dikeluarkan oleh KPU DKI menempatkan posisi Anies-Sandi di tempat kedua dengan perolehan 40,05%.
Hasil ini beda tipis dengan raihan Basuki-Djarot 42,91% suara. Untuk mendapat kemenangan, tim Anies-Sandi harus bekerja maksimal untuk mencapai 50%+1 di DKI Jakarta.
"Di sini, kami melihat masuk ke grass root sangat efektif," kata Mardani dalam disukusi Polemik Sindo Trijaya Radio “Sinema Politik Pilkada DKI” di Warung Daun Cikini Jakarta Sabtu (18/2/2017).
Mardani menuturkan, tidak menutup kemungkinan akan mencoba mendekati suara dari pendukung Agus-Sylvi. Bahkan secara terbuka, Mardani juga menargetkan mencuri suara pendukung Basuki-Djarot.
"Kami bukan hanya menargetkan suara dari paslon nomor satu, tetapi suara dari calon pendukung nomor dua pun kami akan sasar. Karena memang kue besarnya ada di nomor dua," kata Mardani.
Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi Mardani Ali mengatakan, hasil Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pilgub DKI Jakarta yang dikeluarkan oleh KPU DKI menempatkan posisi Anies-Sandi di tempat kedua dengan perolehan 40,05%.
Hasil ini beda tipis dengan raihan Basuki-Djarot 42,91% suara. Untuk mendapat kemenangan, tim Anies-Sandi harus bekerja maksimal untuk mencapai 50%+1 di DKI Jakarta.
"Di sini, kami melihat masuk ke grass root sangat efektif," kata Mardani dalam disukusi Polemik Sindo Trijaya Radio “Sinema Politik Pilkada DKI” di Warung Daun Cikini Jakarta Sabtu (18/2/2017).
Mardani menuturkan, tidak menutup kemungkinan akan mencoba mendekati suara dari pendukung Agus-Sylvi. Bahkan secara terbuka, Mardani juga menargetkan mencuri suara pendukung Basuki-Djarot.
"Kami bukan hanya menargetkan suara dari paslon nomor satu, tetapi suara dari calon pendukung nomor dua pun kami akan sasar. Karena memang kue besarnya ada di nomor dua," kata Mardani.
(whb)