Pemuda Muhammadiyah Minta KPU DKI Perbaiki Kualitas Pilgub

Jum'at, 17 Februari 2017 - 18:16 WIB
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah Minta KPU DKI Perbaiki Kualitas Pilgub
A A A
JAKARTA - Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman menilai saat pencoblosan kemarin ditemukan beragam persoalan. Ini tidak bisa diabaikan oleh KPU DKI karena bisa bisa mengurangi kualitas Pilgub dan kepercayaan publik terhadap hasil penghitungan suara.

Dijelaskan Pedri, permasalahan utama tetap saja pada persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Misalnya ada warga yang tidak memperoleh kesempatan menggunakan hak pilihnya karena tidak masuk DPT, ataupun pemilih tambahan.

"Ada juga warga yang punya KTP elektronik, tapi tak dapat surat panggilan memilih, ketika mereka datang dengan membawa KTP perlakuan petugas KPPS juga tidak seragam," kata Pedri kepada SINDOnews, Jumat (17/2/2017).

Pedri melanjutkan, ada kasus misalnya petugas minta foto copy KTP, padahal tidak diberitahu sebelumnya, akhirnya mereka memilih untuk pergi saja alias golput. Ada juga perlakuan yang dimintai kartu keluarga.

Beredar juga informasi adanya pengerahan sejumlah orang yang diduga dari pendukung cagub untuk bisa mencoblos.

Bahkan, sambung Pedri, terindikasi ada upaya sistematis pengerahan orang untuk memilih. Seperti beredarnya video seorang oknum yang mengaku anggota DPRD dengan kostum kemeja kotak-kotak yang dikabarkan mau mengerahkan sejumlah orang dan memaksa untuk bisa memilih.

"Supaya clear, informasi video itu harus diusut secara tuntas. Pelaku dan aktornya harus diproses secara hukum," ujarnya.

Kasus ini harus dituntaskan, lanjutnya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan berkepanjangan. Kasus lain adanya surat suara yang sudah dicoblos sebelum pemilihan.

"Ditambah lagi surat suara untuk pemilih tambahan yang tidak tersedia. Bahkan ada informasi pembagian sembako dan kupon belanja sembako oleh paslon tertentu," urainya.

Sekecil apapun pelanggaran dan kecurangan yang terjadi harus diusut dan diproses sesuai aturan. Jika perlu paslon yang melakukan kecurangan didiskualifikasi dan dilakukan pemilihan ulang.
(ysw)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
6 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
8 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
9 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
11 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved