Ibu dan Anak Ini Tertipu Jual Beli Emas Palsu

Selasa, 14 Februari 2017 - 18:45 WIB
Ibu dan Anak Ini Tertipu...
Ibu dan Anak Ini Tertipu Jual Beli Emas Palsu
A A A
Penipuan dengan modus jual beli emas kembali terjadi di Palembang. kali ini ibu dan anak, Aminah (70), dan Ernawati (43), harus mengalami nasib malang tersebut.

Kejadian yang menimpa warga Sungai Rasau, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini terjadi di dalam angkot jurusan Plaju-Ampera.

Ketika itu, kedua korban yang hendak pulang ke kediamannya menumpang angkot tersebut dari Simpang Kayu Agung, Plaju.

Selang beberapa saat korban naik ke dalam angkot, menyusul pula dua orang pria menaiki angkot tersebut dengan menduduki tempat duduk yang berbeda.

Tak lama berselang, salah saru pria tersebut (pelaku) menawarkan seuntai kalung emas seberat tiga suku kepada korban karena membutuhkan uang.

Pria tersebut beralasan uang tersebut akan digunakan untuk pergi jauh untuk menghindari kejaran polisi lantaran terlibat kasus pembunuhan terhadap selingkuhan pacarnya.

"Dia (pelaku) bilang tak membawa uang, hanya membawa beberapa kalung dan cincin emas. Katanya dia terlibat pembunuhan," kata korban Erna saat melapor ke Mapolresta Palembang.

Belum juga menawar emas tersebut, rupanya seorang pria yang sebelumnya naik angkot bersamaan dengan pelaku langsung menawar emas itu dengan harga Rp5 juta.

Bahkan, pria yang diduga merupakan kawanan pelaku membujuk korban untuk membeli emas itu. "Pria itu membujuk kami untuk membeli emas itu. Katanya itung-itung nolong orang," terangnya.

Merasa kasihan dengan pelaku, korban akhirnya menawarkan untuk tukar tambah dengan emas miliknya.

"Kami kasihan, jadi kami tukar cincin emas yang dipakai ibu saya seberat seperempat suku dan uang Rp200 ribu dengan tiga suku emas itu. Awalnya kami yakin saja kalau emas itu asli, karena ada suratnya," ungkap korban.

Namun kecurigaan atas keaslian emas itu pun muncul setelah korban turun dari angkot di pangkal Jembatan Ampera. Korban melihat adanya perbedaan dari warna emas miliknya yang ditukarkannya dengan emas milik pelaku.

"Saat itu kami turun duluan. Saya lihat lagi emas itu ternyata warnanya sedikit berbeda. Karena curiga, saya kemudian mengeceknya ke toko emas. Dari toko emas itulah saya mengetahui itu palsu," bebernya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Saat ini, korban masih dimintai keterangannya.

"Sudah kami terima laporannya. Anggota masih menyelidiki. Penipuan modus ini beberapa kali pernah kita ungkap, untuk itulah kita imbau agar warga tak langsung percaya dengan orang yang baru dikenal," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
27 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
53 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved