Kompleks TNI Tidak Boleh Ada TPS, Ribuan Pemilih Terancam Golput

Selasa, 14 Februari 2017 - 17:29 WIB
Kompleks TNI Tidak Boleh...
Kompleks TNI Tidak Boleh Ada TPS, Ribuan Pemilih Terancam Golput
A A A
JAKARTA - Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menyayangkan adanya surat yang baru diterima dari pimpinan TNI yang melarang kompleks TNI didirikan tempat pemungutan suara (TPS). Alasanya, untuk menjaga netralitas TNI dalam pilkada serentak 2017.

Menurut Sumarno, surat yang dikirimkan pimpinan TNI sangat mepet dan banyak warga sipil yang tinggal di kompleks TNI yang memiliki hak suara dalam pilkada."Di komplek itu juga banyak warga sipil yang punya keluarga, KPU wajib memfasilitasi," ujar Sumarno di Kantor KPU DKI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Sumarno mengatakan, jika pihaknya menghormati tujuan dari TNI untuk menjaga netralitas. Namun, dia mengaku jika KPU DKI mengalami kesulitan teknis untuk memindahkan TPS ke luar kompleks TNI dengan waktu yang kurang dari 24 jam.

"Paling dekat ya dengan jalan raya, masa 19 TPS mau didirikan di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Itu bermasalah, kemudian jalan ditutup total, ini menimbulkan masalah," kata Sumarno.

Lebih lanjut, jika dipindahkan, KPU DKI khawatir jika pemilih enggan datang dan enggan memilih karena lokasi yang cukup jauh. Bahkan, dia menyebut kemungkinan ada ribuan pemilih yang ada di TPS di Komplek TNI.

"Karena (jumlah) TPS-nya cukup signifikan, ada puluhan TPS yang mesti dipindahkan. Nanti pemungutan suara akan terlalu jauh, dikhawatirkan memengaruhi tingkat partisipasi pemilihan," kata dia.

Dari data yang dimiliki oleh KPU DKI, TPS yang disuruh pindah karena kompleks TNI di Jakarta Timur yaitu Kelurahan Halim sebanyak 22 TPS, Kelurahan Pinang Melayu 6 TPS, Kelurahan Tengah 6 TPS, Kelurahan Kramat Jati 5 TPS, Kelurahan Cililitan 2 TPS.

Di Jakarta Selatan ada 7 TPS yaitu TPS 40 sampai TPS 46 di Jalan Ambalun Kompleks AL Pangkalan Jati dan Komplek Hankam Pangkalan Jati.
(pur)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
30 menit yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
1 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
1 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
2 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
2 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved