Diduga Sakit, Sarjono Tewas di Atas Becaknya
Jum'at, 10 Februari 2017 - 10:07 WIB
Diduga Sakit, Sarjono Tewas di Atas Becaknya
A
A
A
SEMARANG - Seorang tukang becak ditemukan tewas di atas becaknya di pangkalan sekitar traffic light Jalan Kompol Maksum, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.
Korban kerap dipanggil Sarjono, untuk identitas lain tidak diketemukan. Insiden terjadi Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sapari, menyebut awalnya saksi bernama Mulyono (60), warga Tembalang dan Hartanto (63), warga Gayamsari yang juga tukang becak, berniat membangunkan korban.
"Namun, tidak ada respon. Mereka kemudian melapor ke Pos Pol Java' Mal Semarang diteruskan ke Mapolsek," kata Sapari, Jumat (10/2/2017) pagi.
Petugas piket dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Semarang Selatan dan Reserse Kriminal (Reskrim) termasuk Unit Identifikasi dan TKP Polrestabes Semarang mendatangi lokasi tak lama setelah menerima informasi.
Saat dicek, korban yang sudah dalam keadaan terbujur kaku di atas becaknya, ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Menggunakan ambulans, jenazah dievakuasi ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk proses lebih lanjut," tambahnya.
Korban kerap dipanggil Sarjono, untuk identitas lain tidak diketemukan. Insiden terjadi Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sapari, menyebut awalnya saksi bernama Mulyono (60), warga Tembalang dan Hartanto (63), warga Gayamsari yang juga tukang becak, berniat membangunkan korban.
"Namun, tidak ada respon. Mereka kemudian melapor ke Pos Pol Java' Mal Semarang diteruskan ke Mapolsek," kata Sapari, Jumat (10/2/2017) pagi.
Petugas piket dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Semarang Selatan dan Reserse Kriminal (Reskrim) termasuk Unit Identifikasi dan TKP Polrestabes Semarang mendatangi lokasi tak lama setelah menerima informasi.
Saat dicek, korban yang sudah dalam keadaan terbujur kaku di atas becaknya, ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Menggunakan ambulans, jenazah dievakuasi ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk proses lebih lanjut," tambahnya.
(nag)