Minimarket Dibobol, Uang Rp21,5 Juta dan 10 Dus Rokok Raib
Rabu, 08 Februari 2017 - 23:14 WIB
Minimarket Dibobol, Uang Rp21,5 Juta dan 10 Dus Rokok Raib
A
A
A
JAKARTA - Minimarket di Basmol, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, dibobol pencuri, Rabu (8/2/2017). Uang tunai sebanyak Rp21,5 juta dan 10 dus rokok ikut digondol pelaku.
Tiga pegawai minimarket itu juga telah diperiksa sebagai saksi. Dua di antaranya melihat pertama kali saat minimarket sudah dalam keadaan penjarahan pelaku.
Bobolnya minimarket di kawasan itu pertama kali diketahui oleh Isyulianto (23), dan Novi Tri Esa (22) ketika pukul 06.00 WIB, saat minimarket buka pertama kali. Kala itu, kondisi minimarket sudah berantakan.
"Nah, saya langsung lihat ke laci kasir, tapi uang masih ada sekitar Rp750 ribu," kata Isyulianto saat berada di Mapolsek Kembangan.
Isyulianto meminta Novi untuk mengecek ke gudang di mana brankas disimpan. Novi kaget, sebab brankas sudah terbuka dan rusak. Terbukanya brankas seperti dipukul menggunakan benda tajam. Selain itu, gudang berantakan banyak kertas dan plastik berserakan di lantai.
Setelah dicek ke beberapa sudut di gudang, Isyulianto menemukan atap gudang sudah berlubang. Kondisi ini jauh berbeda dengan pintu rooling door di depan yang masih tertutup rapat.
Meskipun di kawasan itu terdapat delapan buah CCTV, namun pergerekannya tidak terekam oleh kamera tersembunyi itu. Sebab, para pelaku langsung menggunting kabel di terminal yang merekam aktivitas di dalamnya.
Kepala toko minimarket Intan Permata Sari (23) menambahkan, mengetahui laporan dari anak buahnya, dirinya langsung melapor ke Mapolsek Kembangan. Menurutnya, polisi sudah melakukan olah TKP dan mengambil rekaman CCTV yang di gudang.
"Sebelum kabelnya diputus sama pelaku, mungkin masih kerekam saat pelaku masuk. Polisi sih sudah olah TKP," jelasnya. Sekitar pukul 08.00, pihaknya pun langsung melapor kejadian itu ke Mapolsek Kembangan.
Dia menambahkan minimarket yang berada di Jalan Basemal Raya Nomor 57 RT08/07 ini tutup sampai pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian pun di sekitar minimarket sepi dan tidak ada orang yang mencurigakan.
"Saya juga sudah lapor ke manajer minimarket. Proses hukumnya kami serahkan ke pihak kepolisian saja," ujarnya.
Sementara Kanitreskrim Polsek Kembangan, AKP Asmoro Bangun membenarkan kejadian pembobolan minimarket tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti, salah satunya CCTV.
"Masih kami dalami dan selidiki rekamannya. Doain saja biar cepat terungkap," tuturnya.
Tiga pegawai minimarket itu juga telah diperiksa sebagai saksi. Dua di antaranya melihat pertama kali saat minimarket sudah dalam keadaan penjarahan pelaku.
Bobolnya minimarket di kawasan itu pertama kali diketahui oleh Isyulianto (23), dan Novi Tri Esa (22) ketika pukul 06.00 WIB, saat minimarket buka pertama kali. Kala itu, kondisi minimarket sudah berantakan.
"Nah, saya langsung lihat ke laci kasir, tapi uang masih ada sekitar Rp750 ribu," kata Isyulianto saat berada di Mapolsek Kembangan.
Isyulianto meminta Novi untuk mengecek ke gudang di mana brankas disimpan. Novi kaget, sebab brankas sudah terbuka dan rusak. Terbukanya brankas seperti dipukul menggunakan benda tajam. Selain itu, gudang berantakan banyak kertas dan plastik berserakan di lantai.
Setelah dicek ke beberapa sudut di gudang, Isyulianto menemukan atap gudang sudah berlubang. Kondisi ini jauh berbeda dengan pintu rooling door di depan yang masih tertutup rapat.
Meskipun di kawasan itu terdapat delapan buah CCTV, namun pergerekannya tidak terekam oleh kamera tersembunyi itu. Sebab, para pelaku langsung menggunting kabel di terminal yang merekam aktivitas di dalamnya.
Kepala toko minimarket Intan Permata Sari (23) menambahkan, mengetahui laporan dari anak buahnya, dirinya langsung melapor ke Mapolsek Kembangan. Menurutnya, polisi sudah melakukan olah TKP dan mengambil rekaman CCTV yang di gudang.
"Sebelum kabelnya diputus sama pelaku, mungkin masih kerekam saat pelaku masuk. Polisi sih sudah olah TKP," jelasnya. Sekitar pukul 08.00, pihaknya pun langsung melapor kejadian itu ke Mapolsek Kembangan.
Dia menambahkan minimarket yang berada di Jalan Basemal Raya Nomor 57 RT08/07 ini tutup sampai pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian pun di sekitar minimarket sepi dan tidak ada orang yang mencurigakan.
"Saya juga sudah lapor ke manajer minimarket. Proses hukumnya kami serahkan ke pihak kepolisian saja," ujarnya.
Sementara Kanitreskrim Polsek Kembangan, AKP Asmoro Bangun membenarkan kejadian pembobolan minimarket tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti, salah satunya CCTV.
"Masih kami dalami dan selidiki rekamannya. Doain saja biar cepat terungkap," tuturnya.
(mhd)