Pimpinan Pandawa Group Dilaporkan Nasabah ke Polda Metro Jaya

Jum'at, 03 Februari 2017 - 16:05 WIB
Pimpinan Pandawa Group...
Pimpinan Pandawa Group Dilaporkan Nasabah ke Polda Metro Jaya
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pandawa Group NY dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh nasabahnya. NY diduga menggelapkan dana ratusan nasabah yang nilainya mencapai Rp20 miliar.

Salah satu korban Diana Ambarsari mengatakan, sudah berinvestasi di Pandawa Group sejak Februari 2016. Diana tertarik berinvestasi di multi level marketing(MLM) tersebut karena tergiur bonus yang menggiurkan.
"Keuntungan yang dijanjikan itu 10% per bulan. Kemudian awal Desember tiba-tiba diturunkan menjadi 5% dan pada Desember akhir 2016 lalu sudah vakum," kata Diana saat melapor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/2/2017).

Diana menuturkan, setelah ada pemberitahuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyatakan Pandawa Group ilegal, transaksi di perusahaan tersebut vakum dan NY selaku bos pun tidak diketahui rimbanya.

"Jadi tidak ada pembayaran profit, tidak ada in dan out. Dijanjikan 8 Januari lalu sudah normal kembali, tapi tidak ada realisasinya sampai sampai sekarang sudah tidak ada orangnya," tuturnya. Sepengetahuan Diana, Pandawa Group sudah berdiri sejak 2013.

Sampai saat ini sudah ada ratusan nasabah yang terdaftar sebagai nasabah Pandawa Group ini. "Dalam group ini ada 173 orang dan masih ada kemungkinan terus dengan total kerugian mencapai Rp20 miliar," tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Diana Mikael Marut meminta agar polisi segera memproses pelaku. "Jadi kita akan melaporkan ini dengan tuduhan penggelapan, karena seharusnya 1 Februari lalu modal klien kami dikembalikan. Ternyata tidak ada pengembalian, bahkan informasi ini kapan akan dibayar tidak ada kepastian. Kita juga meminta kepolisian untuk melihat pelanggaran lainnya terkait kasus ini," tegasnya.

Dalam laporan bernomor LP/593/II/2017/PMJ/Ditreskrimsus, Mikael mewakili pelapor melaporkan NY dan tiga karyawannya dengan tuduhan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3,4,5 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
(whb)
Berita Terkait
Terduga Pelaku Investasi...
Terduga Pelaku Investasi Bodong Disekap dan Dianiaya
Korban Investasi Bodong...
Korban Investasi Bodong Berharap Proses Hukum dan Pengembalian Hak Dipercepat
Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia...
Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia Imbau Masyarakat Waspada Modus Tawaran Investasi Bodong
Waspada, Kerugian Akibat...
Waspada, Kerugian Akibat Investasi Bodong Mencapai Rp21 Triliun
Waspada Investasi Bodong
Waspada Investasi Bodong
Investasi Bodong Yalsa...
Investasi Bodong Yalsa Boutique di Aceh, Reseller Diancam
Berita Terkini
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
7 menit yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
25 menit yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
38 menit yang lalu
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
40 menit yang lalu
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
1 jam yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved