Inginkan Petani Makin Sejahtera, Bupati Kudus Beri Asuransi Gagal Panen

Selasa, 31 Januari 2017 - 19:14 WIB
Inginkan Petani Makin...
Inginkan Petani Makin Sejahtera, Bupati Kudus Beri Asuransi Gagal Panen
A A A
KUDUS - Kudus adalah daerah lumbung padi, terutama di wilayah Kecamatan Undaan. Untuk menegaskan hal itu, Bupati Kudus Musthofa ingin petaninya makin sejahtera. Berbagai upaya dilakukannya untuk para petani.

Yang terbaru, Bupati ingin memberikan asuransi gagal panen bagi petani. Hal ini disampaikannya pada acara panen raya di Undaan Lor, Undaan, Selasa (31/1/2017). Didampingi forkopimda, ketua DPRD, dinas terkait, camat, dan kepala desa, Bupati Kudus Musthofa juga menikmati jajan dan makan siang menu kuliner khas yang sederhana.

Hangat dan merakyat, Bupati yang juga 'Bapak-nya PKL Jawa Tengah' ini rembug bareng dengan para petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan). Dia ingin mendengar secara gamblang semua persoalan untuk dicari solusi bersama. Salah satu permasalahan yang disampaikan seorang petani mengenai asuransi gagal panen.

"Kudus ini sudah bisa swasembada beras. Maka saya juga ingin petani juga semakin sejahtera," tegasnya di hadapan petani dan gapoktan.

Agar petani bisa menjadi subjek terkait semua kebijakan untuk para petani, mereka selalu dilibatkan. Di antaranya mengenai berbagai bantuan yang akan diberikan, seperti pupuk, bibit, maupun asuransi. Asuransi ini merupakan gagasan Musthofa delapan tahun silam.

"Saya ingin memberikan keringanan bagi para petani dengan membebaskan biaya premi asuransi gagal panen," tegasnya di hadapan para petani di Undaan.

Luas lahan di Undaan kurang lebih 5.000 hektare. Nominal dana yang dialokasikan adalah sebesar Rp 36.000 per hektare.

Untuk mempercepat realisasi gagasannya ini, Musthofa akan segera meminta pendataan yang valid mengenai data luas lahan, pemilik, serta data mengenai jumlah buruh tani. Sehingga, tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran. Maka, Musthofa ingin ada keterbukaan dari semua pelaku, didukung dengan kebijakan yang berpihak pada petani, serta konsistensi gapoktan.

Untuk menjaga stabilitas harga, Musthofa akan mengoptimalkan fungsi gudang-gudang yang ada. Nantinya gudang-gudang itu dioptimalkan menyimpan hasil panen para petani dan kerja sama dengan Bulog agar harga padi bisa mencapai harga jual yang optimal.

Pada kesempatan tersebut, Musthofa berkesempatan memanen padi dengan alat modern yaitu combine harvester. Alat ini asli buatan Kudus, bisa memanen dalam waktu satu jam untuk lahan seluas 0,8 Ha. Tentunya ini akan mempercepat dan mempermudah panen para petani. Namun, Musthofa berpesan tetap jangan melupakan tenaga kerja buruh tani.
(zik)
Berita Terkait
Sanksi Masuk Kamar Mayat...
Sanksi Masuk Kamar Mayat Bagi Pelanggar Protokol COVID-19 Kurang Rasional
Pemkab Didorong Hasilkan...
Pemkab Didorong Hasilkan Komoditas Pertanian Layak Ekspor
Kegembiraan Anak-anak...
Kegembiraan Anak-anak Lumbung Baca Kudus Dapat Koleksi Buku Baru dari MNC Peduli
Keceriaan Anak-anak...
Keceriaan Anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah Kudus Terima Bantuan MNC Peduli
Kudus Wakili Indonesia...
Kudus Wakili Indonesia di Survei Global OECD Terkait Keterampilan Sosial dan Emosional
Pemkab Barru Genjot...
Pemkab Barru Genjot Produksi Hasil Pertanian
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved