Anak Buah Ditangkap OTT, Wali Kota Bandung Bakal Diperiksa

Selasa, 31 Januari 2017 - 14:37 WIB
Anak Buah Ditangkap...
Anak Buah Ditangkap OTT, Wali Kota Bandung Bakal Diperiksa
A A A
BANDUNG - Penyidik Polrestabes Bandung telah memeriksa 15 saksi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Jajaran Sat Reskrim Polrestabes Bandung terhadap Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Bandung Dandan Riza Wardhana, Jumat (27/1/2017).

Tak hanya sampai situ, penyidik pun tak menutup kemungkinan akan meminta keterangan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. "Kemungkinan ada, tergantung hasil penyidikan apabila memang disebutkan oleh saksi mekanisme yang ada kita akan periksa tapi itu masih jauh sekarang proses ke dalem dulu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Maulana, kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (31/1/2017).

Polisi terus melakukan pengembangan terkait kasus OTT pungli di tubuh pemerintahan Kota Bandung ini. Seperti diketahui Jajaran Sat Reskrim Polrestabes Bandung telah berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Bandung Dandan Riza Wardhana, Jumat (27/1/2017).

Dalam gelar perkara beberapa waktu lalu kepolisian menyebutkan saat melakukan OTT menyita uang Rp364 juta, dan USD24,800, dan 124 poundsterling, tabungan Rp500 juta, serta dua unit mobil dan satu unit motor.
"Pemeriksaan bisa berkembang saat ini kita fokuskan ke dalam dulu," terangnya.

Sementara itu Satgas Saber Pungli Pusat mengapresiasi langkah kinerja Polrestabes Bandung, dia pun mengharapkan tak ada lagi pungutan liar (pungli) yang terjadi. Untuk itu pihaknya menegaskan agar setiap dinas di pemerintahan untuk berpikir dua kali agar tidak macam-macam melakukan pungli.

Penegakan kasus pungli ini menjadi atensi serius Satgas Saber Pungli, pasalnya hal ini menjadi harapan masyarakat dan Presiden Joko Widodo. "Namanya pungli, serius!, bahkan yang kecil pun Rp10 ribu diurusi Presiden apalagi jutaan. Kita harapkan ga ada lagi pungli-pungli cepat atau lambat," jelasnya.

Seperti diketahui praktik pungli telah merusak sendi kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan bernegara, untuk membersihkan dan memberantas praktik pungli pemerintah memandang perlu dibentuk satuan tugas sapj bersih pungutan (saber pungli) yang langsung berkedudukan dibawah tanggung jawab Presiden Joko Widodo.

Pihaknya akan terus mendorong penindakan pembersihan praktik pungli ini, dengan memberikan bantuan dan dukungan personil untuk menyapu bersih praktek pungli di tubuh pemerintahan khususnya.

"Pasti kita jalan terus tidak menutup kemungkinan di dinas-dinas lain kalau ada tindak lanjut. Ga usah ragu. Siapapun yang melaksanakan pungli dibersihkan," tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
Mark Up Tanah Sekolahan,...
Mark Up Tanah Sekolahan, Mantan Pejabat Ngawi Dijebloskan ke Tahanan
Persidangan Korupsi...
Persidangan Korupsi Terbesar dalam 4 Dekade di Singapura Segera Digelar
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
9 Kasus Korupsi Besar...
9 Kasus Korupsi Besar di Singapura, Nomor 4 Uangnya Digunakan Bermain Judi
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Bakal Ditangkap, Putin...
Bakal Ditangkap, Putin Diminta Tak Hadiri KTT BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved