Tiba di Tanjung Priok, Sebanyak 7,2 Juta Surat Suara Siap Disortir
Selasa, 24 Januari 2017 - 03:11 WIB
Tiba di Tanjung Priok, Sebanyak 7,2 Juta Surat Suara Siap Disortir
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta kedatangan 7,2 juta lembar surat suara untuk pemungutan suara Pilkada DKI 2017 pada Senin pagi. Surat suara yang dicetak oleh percetakan di Makassar itu selanjutnya akan disortir dan dilipat di KPU kota/kabupaten.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, setelah tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, surat suara dibawa ke KPU kota dan kabupaten. Surat suara yang rusak seperti terpercik tinta, kusut, dan robek akan didata dan dibuatkan berita acara. Setelah itu, surat suara akan dimusnahkan dan percetakan diminta mengganti sesuai jumlah surat suara yang dimusnahkan.
“Jika masih ada surat suara yang rusak, selanjutnya kami akan meminta gantinya. Yang jelas, H-2 sebelum pemungutan suara sudah harus siap semuanya,” ujar Sumarno kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/1/2017).
Sebelum dibawa ke Jakarta, surat suara itu sudah disortir. Ada sekitar 32.111 surat suara rusak yang dimusnahkan di Makassar, Sulawesi Selatan. Surat suara yang lolos sortir kemudian akan dilipat dan dibagikan ke 13.067 tempat pemungutan suara yang ada di Jakarta.
Sementara itu, untuk logistik lain yaitu tinta juga sudah sampai di KPU DKI pada Senin. Ada sebanyak 26.246 botol tinta yang akan didistribusikan ke TPS.
Masing-masing TPS mendapatkan jatah dua botol tinta. Adapun sejumlah logistik lain yang masih dalam proses pengerjaan adalah hologram, formulir, dan bilik pemilu.
"Logistik tersebut dipastikan akan siap maksimal pada H-2 pemungutan suara. Sementara untuk kotak suara digunakan bekas logistik pada Pilkada DKI 2012 dan Pilpres 2014," tutupnya.
Sekadar informasi, pada tanggal 15 Februari 2017, DKI Jakarta akan mengikuti Pilgub 2017. Ada tiga pasangan calon yang mengikuti ajang tersebut. Nomor urut satu ada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, kedua ada Basuki T Purnama-Djarot Saiful dan terakhir ada Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, setelah tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara, surat suara dibawa ke KPU kota dan kabupaten. Surat suara yang rusak seperti terpercik tinta, kusut, dan robek akan didata dan dibuatkan berita acara. Setelah itu, surat suara akan dimusnahkan dan percetakan diminta mengganti sesuai jumlah surat suara yang dimusnahkan.
“Jika masih ada surat suara yang rusak, selanjutnya kami akan meminta gantinya. Yang jelas, H-2 sebelum pemungutan suara sudah harus siap semuanya,” ujar Sumarno kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/1/2017).
Sebelum dibawa ke Jakarta, surat suara itu sudah disortir. Ada sekitar 32.111 surat suara rusak yang dimusnahkan di Makassar, Sulawesi Selatan. Surat suara yang lolos sortir kemudian akan dilipat dan dibagikan ke 13.067 tempat pemungutan suara yang ada di Jakarta.
Sementara itu, untuk logistik lain yaitu tinta juga sudah sampai di KPU DKI pada Senin. Ada sebanyak 26.246 botol tinta yang akan didistribusikan ke TPS.
Masing-masing TPS mendapatkan jatah dua botol tinta. Adapun sejumlah logistik lain yang masih dalam proses pengerjaan adalah hologram, formulir, dan bilik pemilu.
"Logistik tersebut dipastikan akan siap maksimal pada H-2 pemungutan suara. Sementara untuk kotak suara digunakan bekas logistik pada Pilkada DKI 2012 dan Pilpres 2014," tutupnya.
Sekadar informasi, pada tanggal 15 Februari 2017, DKI Jakarta akan mengikuti Pilgub 2017. Ada tiga pasangan calon yang mengikuti ajang tersebut. Nomor urut satu ada Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, kedua ada Basuki T Purnama-Djarot Saiful dan terakhir ada Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
(kri)