Penanganan Darurat Pascabanjir Bima Terus Dilakukan

Rabu, 28 Desember 2016 - 09:42 WIB
Penanganan Darurat Pascabanjir...
Penanganan Darurat Pascabanjir Bima Terus Dilakukan
A A A
JAKARTA - Penanganan darurat pascabanjir besar di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan oleh pemerintah dan unsur lainnya. Tanggap darurat masih ditetapkan oleh wali kota Bima hingga 5 Januari 2017.

"Aktivitas masyarakat sudah kembali normal. Penanganan pengungsi semakin membaik. Layanan listrik di Kota Bima sudah 99,5 persen menyala, 11 dari 12 gardu listrik yang mati sudah berhasil dinyalakan oleh PLN. Hanya satu gardu di Kapanta Kelurahan Nungga Kecamatan Rasanae yang belum menyala karena longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Rabu (28/12/2016).

Menurut Sutopo, layanan kesehatan juga sudah membaik. RSU PKU Muhammadiyah dan RS di STIKES sudah bisa beroperasi kembali. TNI menambah pelayanan kesehatan dengan membangun rumah sakit lapangan di Conventional Hall di Kota Bima.

Rumah sakit lapangan ini didukung 80 petugas medis dan 205 personel serbaguna. Sejak kemarin, RS lapangan ini sudah melayani warga yang berobat sebanyak 80. Mereka sakit diare dan kulit/gatal. RS lapangan ini juga menyediakan fasilitas untuk rawap inap.

"Jalan-jalan protokol sudah bersih dari genangan dan lumpur. Saat ini 650 personel dari TNI, Polri, dan relawan masih terus membersihkan lumpur dan lingkungan," ujarnya.

Pembersihan sekolah juga sudah mencapai 50 persen. Ditargetkan pada tanggal 3 Januari 2017 semua sekolah sudah siap untuk digunakan kegiatan belajar mengajar. Untuk mempercepatnya, sebagian petugas dan peralatan dialokasikan untuk membantu pembersihan sekolah.

"Jumlah pengungsi sudah menurun menjadi 6.900 jiwa yang tersebar di 33 titik. Sebagian sudah pulang ke rumah masing-masing. Untuk melayani pengungsi dapur umum sudah bertambah menjadi 17 titik dengan kapasitas masak 21.700 bungkus per hari," jelasnya.
(zik)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
11 menit yang lalu
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
14 menit yang lalu
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
1 jam yang lalu
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
2 jam yang lalu
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
2 jam yang lalu
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
4 jam yang lalu
Infografis
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Umumkan Darurat Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved