Berbagi Tempat Parkir, Teruskan Tradisi Baik yang Diwariskan
Sabtu, 24 Desember 2016 - 23:07 WIB
Berbagi Tempat Parkir, Teruskan Tradisi Baik yang Diwariskan
A
A
A
JAKARTA - Sikap toleransi yang dilakukan pihak Masjid Istiqlal saat umat kristiani, khususnya jemaat Gereja Katedral merayakan Natal tidak hanya dilakukan pada tahun ini. Karena, sebelum Masjid Istiqlal diresmikan tahun 1960-an, hal itu sudah dilakukan.
Kepala Bagian Protokol dan Pelayanan Wisata Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, sikap toleransi yang dilakukan pihaknya adalah mempersilakan jemaat yang ingin merayakan Natal di Gereja Katedral memarkir kendaraannya di lingkungan masjid.
"Ya bukan hanya setiap tahun, itu dari generasi ke gernasi. Iu sejak awal pertengahan tahun 1960-an. Karena kan Istiqlal sudah dipakai sebelum diresmikan. Saat pembangunan itu sudah mulai berbagai parkir," kata Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).
Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan tradisi baik yang harus selalu dilakukan. "Kita meneruskan tradisi baik yang diwariskan pendahulu kita," lanjutnya.
Saat ditanyakan soal jumlah tempat parkir yang disediakan, menurutnya tetap sama dari tahun ke tahun.
"Lahan parkir sama saja. Kami malah pingin menyiapkan lebih untuk saudara kita yang beribadah lebih nyaman parkir di Istiqlal. Kami persilakan dan terbuka sekali, semua petugas parkir dan keamanan membantu saudara kita," tuturnya.
Hingga saat ini parkiran di Masjid Istiqlal terus didatangi para jemaat Katedral yang hendak melakukan Misa Malam Natal yang kedua.
Kepala Bagian Protokol dan Pelayanan Wisata Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, sikap toleransi yang dilakukan pihaknya adalah mempersilakan jemaat yang ingin merayakan Natal di Gereja Katedral memarkir kendaraannya di lingkungan masjid.
"Ya bukan hanya setiap tahun, itu dari generasi ke gernasi. Iu sejak awal pertengahan tahun 1960-an. Karena kan Istiqlal sudah dipakai sebelum diresmikan. Saat pembangunan itu sudah mulai berbagai parkir," kata Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).
Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan tradisi baik yang harus selalu dilakukan. "Kita meneruskan tradisi baik yang diwariskan pendahulu kita," lanjutnya.
Saat ditanyakan soal jumlah tempat parkir yang disediakan, menurutnya tetap sama dari tahun ke tahun.
"Lahan parkir sama saja. Kami malah pingin menyiapkan lebih untuk saudara kita yang beribadah lebih nyaman parkir di Istiqlal. Kami persilakan dan terbuka sekali, semua petugas parkir dan keamanan membantu saudara kita," tuturnya.
Hingga saat ini parkiran di Masjid Istiqlal terus didatangi para jemaat Katedral yang hendak melakukan Misa Malam Natal yang kedua.
(mhd)