Pembacaan Eksepsi Melebar, Ahok Dinilai Galau dan Panik

Senin, 19 Desember 2016 - 08:52 WIB
Pembacaan Eksepsi Melebar,...
Pembacaan Eksepsi Melebar, Ahok Dinilai Galau dan Panik
A A A
JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali dilaporkan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ke Bareskrim Polri.

Hal itu dilakukan menyusul ucapannya saat membacakan eksepsi pada sidang perdana Ahok, Selasa 13 Desember 2016 yang mengatakan, bahwa Surat Al Maidah Ayat 51 merupakan alat yang digunakan oleh oknum elite untuk memecah belah rakyat.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Indonesia (UII), Masnur Marzuki mengatakan, Ahok telah membuat masalah baru.

"Itu sama saja Ahok menciptakan polemik baru dengan menuduh dan mengkambinghitamkan sesuatu yang jangan-jangan dia sedang menunjuk batang hidungnya sendiri," kata Masnur saat dihubungi SINDOnews, Senin (19/12/2016).

Masnur melanjutkan, dalam musim kempanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI rasanya tidak ada elite politik yang jualan Al Maidah ayat 51 itu.

"Justru Ahok lah yang selama ini getol menyinggung ayat itu dan akhirnya kebablasan menyinggung perasaan ulama dan umat Islam. Sehingga Ahok duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa," lanjutnya.

Dari ucapannya tersebut, kata Masnur, Ahok diprediksi bakal menemui masalah hukum yang jauh lebih berat.

"Alhasil, alih-alih fokus pada nota keberatan dalam eksepsinya Ahok malah menabuh genderang yang suaranya bakal menyakitkan kupingnya sendiri, dan potensial makin memperumit masalah hukum yang dihadapinya," bebernya.

Dia meminta Ahok tidak banyak mengeluarkan pendapat yang dapat kembali menyinggung umat Islam.

"Sebaiknya, Ahok fokus saja membantah dakwaan JPU dan membuktikan dirinya tak bersalah. Tapi bisa saja apa yang ditampilkan Ahok di persidangan adalah bentuk kegalauan dan kepanikannya atas apa yang menimpanya hari ini," kata Masnur.
(mhd)
Berita Terkait
Ahok Sebut BUMN Seperti...
Ahok Sebut BUMN Seperti Titipan Politik: Kalau Saya Bukan Teman Presiden, Tidak Mungkin Saya Komut
Hari Ini Ahok Jadi Saksi...
Hari Ini Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Dugaan Korupsi LNG
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Sebut Nama Ahok dalam...
Sebut Nama Ahok dalam Pledoi, Habib Rizieq: Kasus Hukum Ini Dendam Politik Oligarki
Ahok Diperiksa Kejagung...
Ahok Diperiksa Kejagung Terkait Mega Korupsi Pertamina
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
44 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved