Normalisasi Situ, Pemkot Depok Berharap Kucuran Dana dari Kementerian PUPR

Jum'at, 16 Desember 2016 - 01:26 WIB
Normalisasi Situ, Pemkot...
Normalisasi Situ, Pemkot Depok Berharap Kucuran Dana dari Kementerian PUPR
A A A
DEPOK - Pemkot Depok masih menunggu realisasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait rencana normalisasi 21 situ di Kota Depok. Upaya normalisasi ini dilakukan sebagai langkah penanganan banjir di Depok dan Jakarta.

Kepala Seksi Perencanaan Program Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Depok Jumali mengatakan, Pemkot telah mengajukan dua kali permohonan untuk normalisasi 21 situ."Kita ajukan anggaran Rp591 miliar. Hingga kini masih menanti kucuran dana dari pemerintah pusat," kata Jumali, Kamis, 15 Desember 2016 kemarin.

Jumali menuturkan, Depok sudah dua tahun terakhir tidak mengajukan bantuan hibah ke Pemprov Jakarta. Namun bantuan langsung diajukan ke kementerian untuk penanggulangan banjir.

Pasalnya situ di Depok merupakan kewenangan pemerintah pusat yang kondisinya kini kritis. "Banyak situ yang tingginya kurang dari 1 meter. Padahal idealnya kedalaman situ minimal harus mencapai harus tiga meter," tuturnya.

Menurut Jumali, Pemkot akan kembali mengajukan bantuan jika pemerintah pusat sampai akhir tahun ini, belum merespons anggaran yang diajukan.Jumali menduga pemerintah pusat melihat skala prioritas sehingga belum memberikan bantuan.

Kapala Seksi Bina Teknis dan Pendendalian Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Satria Firstradi mengatakan, kendala Depok dalam merawat situ memang terganjal aturan. Pasalnya situ menjadi kewenangan pemerintah pusat. "Kewenangan pusat, tapi yang jaga pemerintah daerah," katanya.

Firstradi mengatakan, Pemkot telah melakukan perawatan dan pemeliharaan situ setiap tahun. Namun, dari 26 situ tidak bisa semuanya anggarkan. Pada 2016 ini Depok menggelontorkan Rp500 juta untuk pemeliharaan Situ Pladen dan Rp1 miliar untuk Situ Cilangkap.

Selain itu, Kementerian PUPR juga memberikan bantuan Rp1,9 miliar normaisasi Situ Gadog, pada 2015 lalu. "Sebagian besar situ di Depok, memang sudah kritis. Bahkan, Situ Pedongkelan hulunya sudah mengeras dan berbentuk pulau," ujarnya.

Firstradi khawatir situ yang sudah dangkal dan banyak sampahnya berpotensi diserobot warga. Sebabnya, banyak sepadan situ yang dijadikan hak milik warga. "Bahkan, sudah ada yang disertifikatkan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
1 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
3 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved